by

Visitor Adiwiyata DLHK Kalimantan Barat Dampingi MAN 2 Pontianak Melaju Menuju Adiwiyata Nasional

Pontianak, Media Kalbar

MAN 2 Pontianak menerima kunjungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kalimantan Barat bersama Tim Visitor Adiwiyata pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan untuk memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses verifikasi Program Adiwiyata, baik dari aspek administrasi maupun implementasi di lapangan.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Pontianak, Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd. Beliau menegaskan bahwa Program Adiwiyata bukan sekadar memenuhi instrumen penilaian, melainkan proses membangun karakter seluruh warga madrasah melalui pembiasaan hidup bersih, disiplin, dan peduli terhadap lingkungan.

Menurutnya, kebersihan lingkungan menjadi salah satu penopang utama terciptanya suasana belajar yang nyaman dan kondusif. Karena itu, seluruh warga madrasah terus didorong untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai budaya yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Hj. Yuliana juga menyampaikan bahwa keberhasilan Program Adiwiyata tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kerja sama yang cepat, tepat, dan terarah antar sembilan Kelompok Kerja (Pokja) Adiwiyata. Ia berharap kegiatan pendampingan dari visitor dapat memberikan masukan mengenai berbagai hal yang masih perlu dipersiapkan, sekaligus memperjelas tugas dan peran setiap Pokja agar seluruh program berjalan secara optimal. Ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat Yenni, M.Hut. mengawali sambutannya dengan memperkenalkan seluruh anggota tim pendamping Adiwiyata. Ia menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan melalui pengecekan dokumen yang telah diunggah serta pencocokan dengan kondisi nyata di lapangan sebagai bagian dari proses verifikasi.

Yenni juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari keluarga besar MAN 2 Pontianak. Menurutnya, semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh warga madrasah menjadi modal penting dalam mewujudkan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Adiwiyata, Irfan Khaerawan, S.P., melakukan dialog bersama masing-masing Pokja Adiwiyata. Ia menanyakan kepada kader Adiwiyata MAN 2 Pontianak berbagai program yang telah dijalankan oleh masing-masing Pokja Adiwiyata serta bagaimana program-program tersebut terintegrasi dalam kebijakan madrasah, pembelajaran, kegiatan partisipatif, pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, dan pembiasaan budaya peduli lingkungan. Ujarnya.

Selama proses pendampingan, visitor memberikan berbagai masukan konstruktif terkait kelengkapan administrasi, bukti dukung, hingga implementasi program di lapangan. Arahan tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapan MAN 2 Pontianak dalam menghadapi tahapan penilaian Adiwiyata.

Melalui kegiatan pendampingan ini, MAN 2 Pontianak semakin optimistis mewujudkan madrasah yang berbudaya lingkungan. Sinergi antara pihak madrasah, Tim DLHK Provinsi Kalimantan Barat, visitor Adiwiyata, serta sembilan Pokja Adiwiyata diharapkan mampu menghadirkan budaya cinta lingkungan yang tidak hanya memenuhi standar penilaian, tetapi juga menjadi karakter yang mengakar dalam kehidupan seluruh warga madrasah. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed