Sekadau, Media Kalbar – Warga Dusun Senuruk, Desa Sungai Ringgin, Kecamatan Sekadau Hilir, mengeluhkan kondisi Jalan Lintas Selatan (arah Entiku) yang mengalami kerusakan diduga akibat aktivitas satu oknum yang menggunakan alat berat jenis jonder untuk mengangkut buah kelapa sawit.

Aktivitas tersebut disebut berlangsung dalam beberapa waktu terakhir dan dinilai merugikan masyarakat sekitar.
Keluhan muncul karena jalan umum yang seharusnya dapat dilalui seluruh pengguna kini mengalami kerusakan pada sejumlah titik.
Warga menilai penggunaan jonder dengan roda besar tidak sesuai untuk melintasi jalan lintas yang diperuntukkan bagi kendaraan angkutan umum seperti dump truk.
“Jalan ini milik umum, bukan jalan pribadi.
Seharusnya menggunakan kendaraan yang sesuai prosedur, bukan jonder yang rodanya besar dan berisiko merusak badan jalan,” ujar salah seorang warga yang memiliki kebun sawit di sekitar jalur tersebut.
Akibat kerusakan jalan, para petani sawit di Dusun Senuruk mengaku kesulitan mengangkut hasil panen mereka.
Kondisi jalan yang berlubang dan berlumpur saat hujan membuat kendaraan sulit melintas, sehingga berdampak pada keterlambatan distribusi buah sawit.
Warga berharap pemerintah desa maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera turun tangan memberikan teguran atau sanksi kepada pihak yang bersangkutan.
Mereka juga meminta agar aktivitas jonder yang melintasi Jalan Lintas Selatan (Entiku) dihentikan demi menjaga fasilitas umum tetap layak digunakan.
Masyarakat menegaskan, jalan tersebut merupakan akses vital bagi aktivitas ekonomi warga dan harus dijaga bersama demi kepentingan umum. (*/MK)











Comment