by

Anggota Tak Terima Penyampaian LKPJ dan SPJ Tahun Buku 2022-2024, Pengurus Koperasi Wahana Mandiri Abadi Bentuk Tim Audit Internal

SINTANG, MEDIA KALBAR- Pengurus Koperasi Wahana Mandiri Abadi Mitra Kerja PT. Wahana Plantation And Products Merah Air Estate Kecamatan Dedai sampaikan LKPJ dan SPJ Tahun Buku 2022 sampai 2024 pada Senin, (25/05/2026) di Aula Kantor Koperasi.

Penyampian ini sebagai kelanjautan dari RAT sebelumnya yang dilaksanakan pada Tanggal 3 November 2025 dan masih banyaknya catatan-catatan terkait keuangan koperasi yang belum tersampaikan secara terperinci.

Sebagai kata pengantar Julianto Ketua Koperasi menjelaskan,” Hari ini ada hal-hal yang jadi catatan pada saat RAT sebelumnya yang mana nanti akan dijelaskan oleh Pagun Iskandar selaku Ketua Koperasi masa Tahun Buku yang jadi pembahasan kita terutama yang berkaitan dana Kas Koperasi.

Pagun Iskandar selaku Ketua Koperasi Tahun Buku 2022/2024 menjelaskan,” Kembali ke masalah lpj itu saya berharap kita buka dan hitung sama-sama saja, saya kira itu yang lebih baik dan saya jujur selaku Ketua pada waktu itu dan Julianto Sekretaris belum pernah lihat itu masih di Bendahara semua. Saya berharap kita semua mari sama-sama kita cek berapa uang masuk dan keluar, kalau keluar untuk apa dan mesti harus ada notanya.

Uniknya saat penyampaian LPJ Dana 10% dari Lahan Plasma oleh Bendahara Koperasi periode April s/d Desember 2022 dan Januari s/d Desember 2025 Arni hanya menjabarkan inti dari pemotongan 10% dari SHU Q1 sampai Q4 tidak dalam kontek penjabaran secara terperinci uraian penggunaan dana tersebut.

Hal ini sontak membuat para anggota koperasi yang hadir mulai ricuh untuk mempertanyakan rincian transfaransi dari dana tersebut, bahkan ada yang langsung mempertanyakan hitungan untuk 10% itu kemana coba jelaskan dan kami minta transfaransi laporan keuangan yang jelas.

Pertemuan jadi semakin alot, Masku salah satu Anggota jadi bingung mendengarkan penyampaian Bendahara,” Bingung dengan penyampaian ini kami ingin tau pengeluaran yang terperinci.

Bahkan anggota lain juga mengatakan bahwa rekapan itu keseluruhan, sangat disayangkan kenapa tidak ada rekapan pertahun sehingga sulit untuk kita terima.

” Makanya harus ada RAT setiap Tahun, bukan RAT itu 3 Tahun gunanya untuk melaporkan keuangan masuk dan keluar…nah kalau sudah gini Ketua Bingung Bendahara juga bingung jadi selama ini kerja kalian itu apa ada nggak kordinasinya, ” tegas salah satu anggota.

Bergulirnya mesin waktu yang bertarung dengan suasana yang makin runyam, akhirnya membawa pada titik keputusan untuk membentuk tim audit internal.

Satu keputusan yang dibuat dalam Berita Acara meski lelah menunggu waktu seakan tak kunjung selesai ditunjuk langsung Ketua Tim audit internal Siareta.

Kemudian hasil keputusan ini Siareta didampingi Ketua BP lama dan baru serta 6 anggota petani mitra tanpa terkecuali sebagai satu kesatuan tim audit yang dijadwalkan akan berlangsung pada hari Kamis, 4 Juni 2026 pukul 14.00 wib di Kantor Koperasi Wahana Mandiri Abadi.

Ketua Tim audit internal yang ditunjuk Siareta menjelaskan langkah pertama yang akan diambil minta rekening koran tahun 2022-2024, kemudian data dari perusahaan untuk kita sandingkan berapa yang di transfer perusahaan dan akan kita lihat rincian belanja rasional apa tidak.

Terkait hasil audit ada dugaan penyimpangan anggaran Siareta menjelaskan,” Langkah apa yang akan diambil tentunya kita akan sampaikan hasil itu sesuai fakta dan akan kita bahas di rapat anggota bagaimanapun keputusan tertinggi itu ada di rapat anggota.

Sementara itu Julianto Ketua Koperasi menjelaskan,” Terkait tim audit yang sudah kita bentuk hari ini kami serahkan sepenuhnya kepada tim untuk bekerja sesuai dengan tugas yang mereka terima dan apapun hasilnya nanti kita akan bahas di rapat anggota. ( Martin )

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed