by

Angkat Kearifan Lokal ke Nasional, Polres Bengkayang Gelar Lomba Sumpit HUT Bhayangkara ke-80

Bengkayang, Media Kalbar

Polres Bengkayang Polda Kalbar menggelar lomba kearifan lokal berupa Lomba Sumpit dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kamis (25/6/2026) pagi, bertempat di Halaman Polsek Bengkayang.

Lomba sumpit yang merupakan olahraga tradisional masyarakat Dayak tersebut diikuti oleh 18 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkayang. Terdiri dari 15 peserta putra dan tiga peserta putri.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakapolres Bengkayang, Kompol Suparwoto, S.I.P., serta dihadiri para pejabat utama Polres Bengkayang, para kapolsek jajaran, Camat Bengkayang, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Bengkayang, lurah, kepala desa, panitia, juri, dan peserta lomba.

Kapolsek Bengkayang, AKP Slamet Widodo, mengatakan perlombaan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya dan adat istiadat masyarakat Dayak.

“Lomba tradisional ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali adat istiadat serta menjunjung tinggi budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mencari atlet-atlet tradisional terbaik demi kemajuan Kabupaten Bengkayang,” ujarnya.

Ia menambahkan, hasil perlombaan akan dilaporkan kepada Mabes Polri sebagai bentuk komitmen Polres Bengkayang dalam menjaga dan mengembangkan kearifan lokal.

“Polres Bengkayang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya daerah. Ke depan, lomba tradisional ini diharapkan dapat dibawa hingga tingkat nasional sehingga mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah pusat,” katanya.

AKP Slamet juga menyampaikan bahwa penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026 bersamaan dengan upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Bengkayang.

Sementara itu, Wakapolres Bengkayang Kompol Suparwoto, S.I.P., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia berharap lomba sumpit dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya digelar dalam momentum Hari Bhayangkara, tetapi juga pada berbagai kegiatan budaya lainnya, termasuk perayaan Gawai Adat Dayak.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi barometer ke depan, bukan hanya di lingkungan Bhayangkara, tetapi juga pada berbagai momentum kebudayaan lainnya sehingga olahraga tradisional sumpit semakin dikenal luas hingga tingkat provinsi dan nasional,” ungkapnya.

Adapun hasil perlombaan sumpit kategori putra, Juara I diraih Andrianus dari Kecamatan Sungai Betung, Juara II Leonardo Fernando dari Kecamatan Samalantan, dan Juara III Vijay dari Kecamatan Samalantan.

Sedangkan pada kategori putri, Juara I diraih Apriliani dari Kecamatan Lumar, Juara II Yati dari Kecamatan Sungai Betung, dan Juara III Krisma dari Kecamatan Jagoi Babang.

Melalui perlombaan ini, Polres Bengkayang berharap warisan budaya masyarakat Dayak tetap lestari, semakin diminati generasi muda, serta mampu mengharumkan nama Kabupaten Bengkayang di tingkat yang lebih tinggi. (hms/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed