by

Apel Kebangkitan Indonesia Melawan Korupsi Dan Diskusi, LAKI Ajak Masyarakat Bersama Sama Berantas Korupsi

Kubu Raya, Media Kalbar

Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Provinsi Kalimantantan Barat melaksanakan upacara dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dengan tema Bangkit Melawan Korupsi pada Kamis,19 Mei 2022 dimulai pada pukul 08.00 wib.,di Lapangan Hotel Gardenia, Kabupaten Kubu Raya.

Sebagai inspektur upacara Wakajati Purwanto Joko Irianto S.H,.M.H.,dengan dihadiri oleh Sekda Kubu Raya Yusran Anizam, Kasubdit Tipikor Kompol Aris Suwanto S.I.K, M.H bersama Kompol Kusnadi S.H., Letkol Laut Musa (Lantamal Pontianak ), Mayor Taufan( Lanud Supadio Pontianak), Ketua FKPPI Kalbar Yadi, Pengurus Pemuda Pancasila, Pengurus IKM, Pengurus FKOB, Pengurus DPD LAKI Kalbar dan DPC Laki se Kalbar.

Pada apel tersebut Ketua Umum DPP LAKI Indonesia Burhanuddin Abdullah SH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran pengawasan dan pencegahan Tindak Pidana Korupsi menuju Indonesia bebas korupsi, membantu pemerintah, TNI, dan penegak hukum dalam melaksanakan kegiatan penegakan hukum sosial kemasyarakatan dan ketahanan nasional, mengajak masyarakat berpartisipasi aktip dalam mewujudkan pembangunan yang kondusif tanpa korupsi, sebagai aktor motivator semangat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI melawan Korupsi, dan mendorong semua pihak untuk bersama-sama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Dengan mengambil tema KEBANGKITAN MELAWAN KORUPSI, dilaksanakan gelar apel kebangkitan melawan korupsi ini karena sudah tidak ada pilihan lain kecuali adanya gerakan dan semangat seluruh rakyat indonesia, bersatu untuk berjuang melawan korupsi agar rakyat untuk menjadikan indonesia bebas korupsi akan lumpuh dan sia-sia bile seluruh rakyat indonesia tidak bersatu,”ucap Burhanuddin Abdullah SH.

Akhir sambutan, Ketua Umum DPP LAKI Indonesia sampaikan, “LAKI menyarankan dan mengharapkan kepada Bapak Presiden RI dapat menetapkan setiap tanggal 20 Mei merupakan peringatan hari Kebangkitan Nasional INDONESIA MELAWAN KORUPSI,” tegas Burhanuddin Abdullah SH.

Wakajati Purwanto Joko Irianto S.H,.M.H,. sebagai inspektur upacara menyampaikan sambutan, korupsi merupakan salah satu kejahatan yang serius dan bahkan bisa antar negara maka dampak dari tindak pidana korupsi bukan hanya mengganggu sistem perekonomian tetapi juga mengganggu pembangunan yang berkelanjutan dalam suatu pemerintahan.

“Korupsi dapat merusak seluruh tatanan kehidupan masyarakat oleh karenanya tindak pidana korupsi termasuk dalam kategori extra Ordinary Crime yang Penanganannya juga harus dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa atau extra Ordinary mixer sehingga pencegahan dan penegakan hukumnya harus diatasi melalui berbagai pendekatan baik dari aspek normatif, yuridis, dan sosiologis yang dapat memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan,”ucap Purwanto.

“Pada tema pada apel ini yakni Bangkit Melawan Korupsi tema ini terkesan bahwa kita lebih menekankan menggencarkan lagi pendidikan penindakan terhadap perbuatan yang masuk dalam kualifikasi tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam undang-undang Nomor 31 tahun 99 yang telah diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” jelasnya.

Lanjutnya sampaikan, apakah keberhasilan pemberantasan korupsi itu diukur dari banyaknya perkara yang ditangani Kejaksaan KPK atau kepolisian, hal ini perlu kita cermati seharusnya hal itu tidak demikian tetapi keberhasilan itu terwujud kita sudah bisa dinyatakan berhasil jika tidak ada lagi ketiga lembaga tersebut untuk melakukan penindakan, karena apa bila telah terbangun suatu keadaan dimana tidak ada lagi orang yang melakukan perbuatan korupsi atau setidaknya enggan melakukan perbuatan korupsi.

“Mengakhiri sambutan ini, dengan kata lain tindakan pencegahan atau preventif juga tidak kalah pentingnya dari tindakan Represif ada tidaknya perbuatan korupsi Itu sebenarnya bertolak dari segumpal daging yang ada dalam diri kita masing-masing yaitu hati, kemauan, atau Niat Dari Hati lah yang akan dilaksanakan oleh otak atau akal dengan anggota tubuh seseorang,” ucap Wakajati Purwanto Joko Irianto S.H,.M.H,.(Tim/Mk).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed