by

PGD Ke-36 Dimulai Dengan Ritual Adat Ngampar Bide

Pontianak, Media Kalbar

Setelah 2 tahun Pekan Gawai Dayak (PGD) Kalimantan Barat Tidak dilaksanakan karena Pandemi Covid-19, tahun ini 2022 PGD XXXVI di gelar.

Pekan Gawai Dayak ke-36 ini digelar dan dimulai dengan Ritual Adat Dayak Kanayan Ngampar Bide yang dilaksanakan Kamis, tanggal 19 Mei 2022 di Rumah Radakng Pontianak, sementara Pembukaan secara resmi akan dilaksanakan hari ini Jumat (20/5).

Foto: penyerahan kepada Pangalangok Palasar Palaya Cornelius Kimha

Disampaikan oleh Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak Ke-36 tahun 2022, Herkulanus Didi, Spd. Ketika menyampaikan laporan pada kegiatan Ngampar Bide bahwa PGD ke-36 sudah dilaksanakan Misa pada tanggal 17 Mei 2022, “hari ini dilaksanakan Ngampar Bide, sebelumnya dilaksanakan nabah padagih di Rumah Betang Jalan Sutoyo, Kemudian Pamabang.” Ungkap Didi.

Sementara kegiatan PGD ke-36 akan diisi beberapa kegiatan yaitu pemilihan Bujang dan Dare Gawai, Lagu Dewasa Putra dan putri, Pencak dirik Basilat, Menyumpit, Melukis, Menumbuk Padi dan busana anak-anak.

Foto: Penyerahan kepada Ketua Panitia PGDke-36 Herculanus Didi

Kegiatan Ngampar bide dilakukan seserahan Subah kepada Ketua Panitia Gawai Herculanus Didi, Ketua Sekber kesenian Dayak Kalbar Yohanis P. Sunka, DAD Kalbar, Pangalangok Palasar Palayak Cornelius Kimha, kepada perwakilan ormas, organisasi Dayak dan juga Bujang dan Dare Gawai.

Dijelaskan oleh Yohanes Supriadi Sebagai Koordinator Upacara bahwa hari ini (Kamis, 19/5/2022, red) Pekan Gawai Dayak ke-36 tahun 2022 dimulai, dengan diawali 3 ritual adat dayak Kanayan yaitu Nabah Padagih di rumah Betang Sutoyo, upacara Nyapat Saka atau adat Pamabang dan upacara adat Ngampar Bide.

Dikatakan Ngampar Bide adalah upacara pemberitahuan undangan kepada semua pihak, seluruh masyarakat untuk hadir pada acara Gawai. “Selain itu beritahu kepada sang kuasa Jubata meminta ijin, perlindungan, berkat agar acara ini berjalan lancar, selamat dan aman.” Kata Supriadi yang juga Ketua DAD Pontianak Barat ini.

Beberapa prosesi pada upacara ngampar bide antaranya doa dipimpin oleh imam, penyerahan suba kepada para petinggi atau para tokoh penting. ” di suba tersebut ada macam-macam, tadi ada 19 macam suba yang kita berikan.” Ujarnya.

” besok (hari ini, Red) pagi ada sarasehan budaya dayak jam 9, Sore Pembukaan pekan Gawai Dayak oleh Gubernur.” Tambahnya.

Diterangkan juga tahun ini tidak ada kegiatan pawai atau Karnaval Budaya karena masih transisi covid-19, tahun depan kita akan laksanakan lebih meriah lagi. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed