Sambas, Media Kalbar – Pasokan LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Sambas sempat mengalami gangguan akibat meningkatnya kebutuhan masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kondisi tersebut dipastikan bersifat sementara.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Suparno, mengatakan gangguan terjadi karena kuota tambahan (fakultatif) belum tersalurkan saat kebutuhan masyarakat meningkat.
“Distribusi dari Pertamina ke SPBE saat ini sudah kembali normal. Dalam waktu dekat, kondisi pasokan LPG di Sambas dipastikan kembali stabil,” ujar Suparno, Rabu, 14 Januari 2025
Ia menyebut, kendala distribusi sebelumnya terjadi sebelum 12 Januari, khususnya pada penyaluran ke SPBE. Saat ini, Diskumindag Sambas bersama Pertamina dan agen LPG terus melakukan pengawasan ketat hingga tingkat pangkalan.
Untuk tahun 2025, kuota LPG subsidi di Kabupaten Sambas tercatat sebesar 4.750.000 tabung, dengan realisasi penyaluran mencapai 5.006.806 tabung atau 105,41 persen. Sementara kuota tahun 2026 masih menunggu penetapan resmi.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap tenang dan membeli LPG subsidi sesuai kebutuhan, serta melaporkan jika ditemukan penyimpangan distribusi di lapangan.(Rai)










Comment