Sintang catat inflasi tertinggi 3,71%. NTP petani turun 0,85 poin jadi 176,87. Neraca dagang masih surplus US$61,16 juta meski turun 46,91%.
Pontianak, Media Kalbar
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis 5 indikator strategis periode Juni dan Mei 2026. Data menunjukkan inflasi y-on-y 3,28%, NTP petani melemah, ekspor turun tajam, tapi sektor perhotelan dan surplus neraca dagang masih terjaga.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS Provinsi Kalbar, Muh. Saichudin, S. Si., M. Si., saat memaparkan rilis berita resmi BPS di Kantor BPS Provinsi Kalimantan Barat, Rabu (1/7).
Dalam penyampaiannya Kepala BPS Provinsi Kalbar menjelaskan beberapa poin penting pada Bulan Juni 2026.
1. Inflasi Juni 2026: 3,28% y-on-y
Inflasi Kalbar di angka 3,28% secara tahunan. Kabupaten Sintang paling tinggi dengan 3,71%.
2. NTP Petani Turun 0,85%
Nilai Tukar Petani (NTP) Juni 2026 di 176,87 poin, turun dibanding Mei. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) juga turun 1,43% ke 181,28 poin. Artinya daya beli petani terhadap barang/jasa sedikit melemah.
3. Ekspor Turun, Impor Naik
Ekspor Mei US$160,68 juta, turun 19,16% MoM. Impor justru naik 19,10% ke US$99,52 juta. Untungnya neraca dagang masih surplus US$61,16 juta, walau turun 46,91% dari April.
4. Pariwisata Menguat y-on-y
Tingkat penghunian Kamar (TPK) hotel bintang Mei 2026 di 56,26%. Naik 5,83 poin dibanding Mei 2025, tapi turun 2,50 poin dibanding April 2026.
5. Transportasi Melambat
Penumpang pesawat domestik turun 22,75% jadi 100.778 orang. Penumpang kapal laut domestik anjlok 66,95% jadi 8.252 orang dibanding April. (Amad)











Comment