by

Data Pemilih Jangan Ngibul: Bawaslu–KPU Sambas Adu Fokus, PDPB 2026 Diawasi Ketat

Sambas, Media Kalbar – Kalau data pemilih bisa ngomong, mungkin dia sudah minta dicek ulang. Itulah kira-kira semangat yang dibawa Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sambas saat duduk satu meja dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sambas dalam koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026, Kamis (5/2/2026), di Kantor KPU Sambas.

Koordinasi ini bukan sekadar silaturahmi sambil ngopi. Agenda utamanya jelas: memastikan data pemilih tidak “nyasar”, tidak “dobel”, dan tentu saja tidak “hilang entah ke mana”.

KPU Sambas menjelaskan bahwa PDPB Triwulan I Tahun 2026 sudah berjalan sejak 1 Januari dan akan ditutup pada 31 Maret 2026. Hasilnya bakal diplenokan pada minggu pertama April, jadi, waktu cek ulang masih terbuka, tapi tidak bisa santai.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, menegaskan komitmen pengawasan. Bawaslu tak mau cuma jadi penonton yang angguk-angguk. Minggu kedua dan ketiga Februari, Bawaslu bakal turun melakukan uji petik bahasa halusnya: cek langsung ke lapangan.

“Tujuannya memastikan proses pemutakhiran berjalan sesuai ketentuan, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan. Yang memenuhi syarat harus masuk, yang tidak ya jangan dipaksakan,” tegasnya.

Pesannya sederhana tapi tegas: satu orang, satu data, satu suara. Tidak lebih, tidak kurang. Bawaslu berharap sinergi ini membuat daftar pemilih Sambas makin rapi, transparan, dan akuntabel, supaya saat hari pemungutan tiba, yang ribut bukan soal data, tapi debat gagasan.

Singkatnya, PDPB 2026 di Sambas sedang “diet ketat”: lemak data dibuang, yang sehat dipertahankan. Demokrasi pun diharapkan ikut bugar.(Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed