PONTIANAK, Media Kalbar
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Fasilitasi Kerjasama Desa dengan Pihak Ketiga “Temu Kemitraan Desa Kalimantan Barat Tahun 2026” dengan tema “Membangun Kolaborasi, Investasi dan Inovasi untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan”.
Kegiatan ini dibuka oleh Asisten 1 Setda Prov Kalbar, Y. Anthonius Rawing, SE, MSi., dimana saat memberikan sambutan sangat mengapresiasi kegiatan ini.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalimantan Barat adalah Hendra Bachtiar, ST., MT.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menaruh perhatian besar terhadap penguatan pembangunan desa sebagai fondasi pembangunan daerah. Desa didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memiliki potensi besar pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun berbagai usaha berbasis potensi lokal,” ungkapnya, Kamis (13/8/2026).
Perkuat Jejaring Pasar dan Investasi Desa
Forum kemitraan ini menjadi salah satu upaya Pemprov Kalbar dalam mengembangkan dan mendorong potensi lokal desa. Tujuannya untuk membuka jejaring pasar serta mempertemukan pemerintah desa, BUMDes, BUMDesa Bersama, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan dalam membangun kemitraan yang saling menguntungkan.
“Kerjasama desa dengan pihak ketiga merupakan upaya membangun nilai tambah bagi desa melalui prinsip saling menguntungkan, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Hendra Bachtiar
Kemitraan yang baik diharapkan dapat membuka peluang investasi, memperluas akses pemasaran, meningkatkan kualitas produk desa, menciptakan lapangan kerja, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa).
Gandeng Banyak Mitra Strategis
Dalam temu kemitraan ini, Dinas PMD Kalbar menggandeng sejumlah mitra, antara lain:
PT. Kalara Borneo, Rantai Telisik Komunitas (RINTIK), Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar, Bulog Kanwil Kalbar, Yayasan Sangga Bumi Lestari, serta BUMDes Tunas Mekar Desa Anggah Jaya Kabupaten Sintang.
Peserta: Kepala Desa, BUMDes, dan BUMDesa Bersama
Peserta yang dilibatkan dalam forum ini antara lain Kepala Desa, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesa Bersama) dari berbagai wilayah di Kalimantan Barat.
Melalui temu kemitraan ini diharapkan ke depan Desa, BUMDes, dan BUMDesa Bersama dapat melakukan Kerjasama (PKS) dengan mitra yang terlibat dalam kegiatan ini.
Dengan kolaborasi ini, Pemprov Kalbar optimis desa di Kalimantan Barat mampu tumbuh sebagai pusat ekonomi baru yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. (Amad)







Comment