Putussibau, Media Kalbar
Hari Ulang Tahun Negara Kesatuan Republik Indonesia ( HUT NKRI ) ke 81 tahun yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2026 sedang diperingati oleh seluruh rakyat Indonesia.
Di moment HUT NKRI Ke 81 tahun ini. Kami akan menyampaikan serta mengupas sekilas nama nama cendikiawan serta Tokoh Pejuang dan Pahlawan Kemerdekaan dari Bumi Uncak Kapuas Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu Provinsi Kalimantan Barat yang wajib diketahui ,dihargai dan di hargai seluruh komponen termasuk Pemerintah
Tulisan ini sebagai wujud mengedukasi, agar semua komponen bangsa mengenal, mengetahui nama – nama tokoh pejuang dan pahlawan kemerdekaan dari Kabupaten Kapuas Hulu, sehingga kita tidak pernah lupa dengan jasa para tokoh pejuang dan pahlawan kemerdekaan dari Kabupaten Kapuas Hulu ini.
Ini bukan fiksi melainkan fakta , catatan dan perjalanan sejarah yang ada,.bahwa Bumi Uncak Kapuas sebagai kota perjuangan yang tentunya wajib kita ketahui untuk menghargai dan menghormati jasa jasa meraka untuk kemerdekaan NKRI
Dan tidak kalah pentingnya adalah sebagai pewaris dan penerus cita cita para pejuang kemerdekaan, kita sebagai warga negara wajib untuk meneruskan estafet cita cita kemerdekaan dengan mengisi serta memajukan pembangunan di segala bidang
Berikut nama nama tokoh pejuang dan Pahlawan Kemerdekaan dari Kabupaten Kapuas Hulu Bumi Uncak Kapuas yang berjuang mempertaruhkan jiwa raga dan darah untuk mempertahankan kemerdekaan dari penjajah kolonial Belanda maupun dari tentara Jepang pada masa itu
1. JERANDING ABDURRAHMAN ( Berhasil lolos dari pencarian dan pengejaran tentara Jepang )
2. NASRAN LANDUNG sebagai pembawa bendera merah putih yang disembunyikan di bajunya dibawa dari Benua Martinus dengan melewati hutan belantara untuk menuju ke Putussibau dengan melewati sungai kapuas sampai ke pantai kerangan siset Kampung Prajurit Kelurahan Hilir Kantor Putussibau, Bendera merah putih itu akan dikibarkan di lapangan sepakbola Ahmad Yani yang sekarang sebagai waterfron Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu.
Cerita Nasran Landung ini berhasil lolos dari pencarian serta pengejaran tentara Jepang
3. J. C. OEVANG OERAY ( Tokoh Pejuang , politkus serta Guru )
4. AHMAD DOGOM SIREGAR (Demang) Korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
5. Dr. ACHMAD DIPONEGORO Kepala Rumah Sakit Putussibau) korban kekejaman tentara jepang di Mandor
6. SUNARJO MARTOWARDOYO (Pegawai Rumah Sakit) korban kekejaman tentara jepang di Mandor
7. J. DAVID (Eks Kapten KNIL) korban kekejaman tentara jepang di Mandor
8. SPEEK SPIEDER (Eks Sersan Mayor KNIL) Korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
9. BURGER (Pegawai) korban kekejaman tentara jepang di Mandor
10. CORTLEVEN (Eks Kontrolir) korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
11. H.C. VAN DER WOERD (Eks Kontrolir) korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
12. KAMERLING (Eks KNIL) korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
13. RADEN RORO (Ibu rumah tangga) korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
14. RADEN AJOE (Ibu rumah tangga) korban kekejaman tentara Jepang di Mandor
Beberapa peninggalan atau situ sejarah jaman Kolonial Belanda di Putussibau diantaranya adalah
1. Rumah Dinas Jabatan Bupati Kabupaten Kapuas Hulu
2. Lapangan Ahmad Yani sekarang Waterfron Putussibau
3. SDN 1 Putussibau
4. Dua Buah Meriam bertuliskan VOC
Indonesia Berdaulat , Adil Dan Makmur
( */ Icg )











Comment