Pontianak, Media Kalbar
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Laskar Prabowo 08 Kalimantan Barat menyatakan dukungan terhadap program Presiden RI, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pelaksanaan di lapangan dinilai masih perlu pembenahan, terutama dalam hal pengawasan dan profesionalitas pelaksana.
Ketua Harian DPD Laskar Prabowo 08 Kalimantan Barat, Eddy Ruslan, kepada sejumlah awak media, Rabu (25/2/2026), mengatakan bahwa secara konsep program tersebut sangat baik dan berpihak kepada masyarakat.
“Program MBG ini sangat baik dan kami mendukung penuh kebijakan Presiden RI. Tujuannya jelas untuk membantu pemenuhan gizi anak-anak sekolah serta meringankan beban orang tua,” ujarnya.
Namun demikian, ia menilai pelaksanaan dan pengawasannya di lapangan masih belum maksimal sehingga memunculkan berbagai persoalan.
Ia mempertanyakan fungsi pengawasan dari instansi terkait yang telah ditunjuk dan dibiayai oleh negara. “Kami mempertanyakan di mana fungsi pengawasan dari instansi yang sudah ditunjuk dan sudah digaji dari uang rakyat. Seharusnya pengawasan berjalan efektif agar program ini tepat sasaran dan tidak menimbulkan polemik,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti peran aparat keamanan yang dikabarkan turut terlibat dalam pengawasan program tersebut. “Jika memang ada keterlibatan TNI dan Polri dalam pengawasan, maka perlu diperjelas sejauh mana fungsi dan tanggung jawabnya di lapangan. Pengawasan harus nyata dan memberikan dampak positif,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya dugaan intervensi terhadap wartawan saat melakukan peliputan terkait pelaksanaan program MBG.
“Wartawan memiliki tugas menjalankan fungsi kontrol sosial. Jika benar ada dugaan intervensi terhadap kerja jurnalistik, hal itu tentu sangat disayangkan. Semua pihak harus menghormati kebebasan pers sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
DPD Laskar Prabowo 08 Kalimantan Barat berharap adanya evaluasi menyeluruh agar pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai tujuan awal dan memberikan manfaat maksimal bagi para siswa, dengan tetap menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan kebebasan pers.(Mk/Ismail)











Comment