PONTIANAK, Media Kalbar – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia (DPD LPM RI) Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan duka cita mendalam dan keprihatinan atas jatuhnya korban akibat pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab.
Korban diketahui bernama Taufik Hidayat, warga Kabupaten Ketapang yang meninggal dunia akibat Karhutla di Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan.
“Sebelumnya kami Pengurus DPD LPM RI Kalbar mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Taufik Hidayat warga Kabupaten Ketapang disebabkan terjadinya Karhutla di Pelang Kecamatan Matan Hilir Selatan,” ungkap Ketua DPD LPM RI Kalbar, Ellysius Aidy di Pontianak, Kamis (6/8/2026).
Desak Pemkab Ketapang Perhatikan Keluarga Korban
Ellysius berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di Kalimantan Barat. Ia juga mendesak Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk hadir dan memberikan perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kepada pemerintah Kabupaten Ketapang kami sarankan untuk memperhatikan keluarga korban seperti sekolah anak-anak mereka atau memberikan bantuan usaha untuk keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Menurutnya, pemberdayaan keluarga korban penting agar tidak semakin terpuruk secara ekonomi dan pendidikan pasca kehilangan pencari nafkah utama.
Ajakan Cegah Karhutla
DPD LPM RI Kalbar juga mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan di desa untuk bersama-sama mencegah Karhutla. LPM sebagai mitra pemerintah di tingkat masyarakat siap mengawal edukasi dan pengawasan di lapangan. (Amad)











Comment