Landak, Media Kalbar – Seorang guru SD bernama Ferdinan Tolan, S.TH. (50), warga Dusun Batu Catur, Desa Sabaka, Kecamatan Mempawah Hulu, meninggal dunia pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB, diduga akibat tersambar petir.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban pergi memperbaiki saluran air bersih di tengah hujan disertai petir. Setelah selesai, korban diduga berhenti di sekitar pohon durian tidak jauh dari lokasi.
Karena tak kunjung pulang, keluarga menyusul ke lokasi dan menemukan korban tergeletak tidak sadarkan diri di bawah pohon durian. Korban kemudian dibawa pulang ke rumah. Bidan yang melakukan pemeriksaan awal menyatakan korban telah meninggal dunia.
Pada tubuh korban ditemukan luka yang diduga akibat sambaran petir, berupa bekas luka bakar di bagian belakang kepala dan luka melepuh di bagian belakang pinggang.
Kapolsek Mempawah Hulu menyampaikan, dari hasil pengecekan awal tidak ditemukan indikasi tindak pidana. Pihak keluarga menerima kejadian sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi.
Jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka dan direncanakan dimakamkan pada Jumat (19/6/2026).
Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat cuaca ekstrem, terutama menghindari aktivitas di area terbuka dan berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir. (*/Amad)











Comment