Putussibau, Media Kalbar
Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, ikhtiar untuk memohon turunnya hujan dilakukan melalui Sholat Istisqa berjama’ah di Masjid Agung Darunnajah Putussibau, Kamis (03/09/2026).
Kegiatan penuh kekhidmatan tersebut dihadiri Tim Penyuluh Karhutla dari Mabes TNI, Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman, Kapolres KH AKBP Wisnu Perdana Putra S.H., S.I.K., M.M., CBA., Danyonif TP 927/UK Letkol Inf Jamrizal, Kasdim 1206/Psb Mayor Inf Eriyadi Esnurdin, Wakapolres KH Kompol Muslimin S.H., Wadanyonif TP 927/UK Kapten Inf Wahyu Agung Purbinantoro S.T.,Han., Kepala Kemenag H. Syahrul S.Ag., serta diikuti TNI-Polri, jajaran Forkopimda Kabupaten Kapuas Hulu dan masyarakat.
Sholat Istisqa menjadi momentum spiritual sekaligus refleksi bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera diturunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat, sekaligus membantu mengurangi kondisi kering yang berpotensi memicu terjadinya Karhutla.
Suasana khusyuk terlihat sejak rangkaian kegiatan dimulai. Para peserta dengan penuh kerendahan hati memanjatkan doa, memohon ampunan dan pertolongan Allah SWT agar Kapuas Hulu segera mendapatkan curahan hujan.
Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI dalam kegiatan tersebut juga menjadi wujud nyata sinergi antara upaya spiritual dan langkah nyata dalam penanggulangan Karhutla. Di lapangan, TNI bersama Polri, pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat terus berupaya melakukan pencegahan, sosialisasi serta penanganan Karhutla.
Kasdim 1206/Putussibau Mayor Inf Eriyadi Esnurdin menegaskan bahwa Sholat Istisqa bukan hanya menjadi sarana untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Selain berdoa dan memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan, kita juga harus terus berikhtiar. Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ungkapnya.
Sementara itu, kehadiran Brigjen TNI Sain Mustain dan Brigjen TNI Firman bersama Forkopimda Kapuas Hulu menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan Karhutla. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Melalui Sholat Istisqa ini, seluruh peserta berharap langit Kapuas Hulu segera kembali menurunkan hujan. Namun lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar dan kepedulian terhadap alam.
( Icg )







Comment