by

Imunisasi Sambas Masih Rendah, Kadinkes Peringatkan Risiko Wabah

Sambas, Media Kalbar-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, MM, menegaskan rendahnya cakupan imunisasi di daerah menjadi isu serius yang harus segera ditangani. Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Program Surveilans dan Imunisasi Triwulan I Tahun 2026 di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Kamis (2/4/2026).

Menurut Kadinkes, imunisasi merupakan langkah paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit menular seperti campak, polio, difteri, pertusis, dan hepatitis B.

Namun, capaian imunisasi di Sambas masih belum merata. Data tahun 2025 mencatat Imunisasi Bayi Lengkap (IDL) baru mencapai 67,1 persen dan Imunisasi Baduta Lengkap (IBL) sebesar 56,9 persen.

Ia menegaskan, kondisi itu dapat meningkatkan risiko penularan penyakit hingga memicu Kejadian Luar Biasa (KLB) jika tidak direspons bersama. Karena itu, dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan, tidak hanya dari tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah, sekolah, desa, tokoh masyarakat, dan orang tua.

“Kalau cakupan imunisasi rendah, maka anak-anak menjadi kelompok paling rentan. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.(Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed