KAPUAS HULU, Media Kalbar
Kepolisian Resor Kapuas Hulu menginisiasi aksi kolaboratif skala besar dalam rangka mengimplementasikan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, bertajuk “Gerakan Indonesia ASRI”.
Kegiatan yang dipusatkan di kawasan strategis Danau Sentarum, Kecamatan Batang Lupar ini melibatkan ratusan personel gabungan dan elemen masyarakat pada Rabu (11/02/2026) pagi.
Dimulai tepat pukul 09.00 WIB, kegiatan kerja bakti bersama ini mengambil titik tolak di Dermaga Desa Sepandan, Jalan Ampera. Dipimpin langsung oleh Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda.SH.SIK
Aksi ini menjadi sinyal kuat sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi vertikal lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
Hadirnya jajaran tokoh penting Kabupaten Kapuas Hulu menegaskan keseriusan agenda ini. Berdasarkan pantauan di lapangan, turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Waka Polres Kompol Muslimin, SH,Asisten 1 Pemda, . H Iwan Setiawan, PJU Polres Kapuas Hulu, Kapolsek, Danramil 1206-03 Batang Lupar, Serma Oken Fredy, Kasi BB Kejaksaan Negeri Putussibau, Wan Gilang Ferdferdian, Kepala Dinas PUPR, Marthen,ST.MT, PLH Kepala Besar TNBKDS, Siswadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perumahan Jantau.
Kekuatan personel yang dikerahkan pun cukup masif, mencapai kurang lebih 300 orang. Personel tersebut terdiri dari satu kompi gabungan Polres dan Polsek jajaran, satu pleton TNI (Kodim dan Batalyon), satu pleton Satpol PP, satu pleton petugas TNBKDS, hingga partisipasi aktif dari PNS Kecamatan, Relawan, serta generasi muda dari Saka Bhayangkara dan siswa-siswi SMA 18 Batang Lupar.
Dalam arahannya, Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto menekankan bahwa Danau Sentarum adalah rumah bagi keragaman hayati yang tak ternilai harganya.
“Danau Sentarum adalah rumah bagi berbagai jenis flora dan fauna, baik di daratan maupun di sungai. Melalui Gerakan Indonesia ASRI ini, kita kembali menghidupkan semangat gotong royong untuk memastikan rumah mereka tetap bersih dan terjaga,” ujar Kapolres Roberto
Meskipun rencana awal mencakup pembersihan area sungai yang lebih luas, tim lapangan melakukan adaptasi taktis karena akses jalan sungai yang sedang tidak memungkinkan untuk dilewati. Fokus kerja bakti kemudian dialihkan secara intensif ke area bantaran darat, mulai dari dermaga utama hingga ke pemukiman di Desa Sepandan.
Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui Asisten I Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, relawan, dan khususnya para pelajar yang sudah peduli. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan di kawasan wisata ini harus dimulai dari gerakan nyata seperti hari ini,” ungkapnya.
Kegiatan fisik yang meliputi pembersihan limbah plastik, pembersihan dermaga, dan penataan lingkungan pemukiman ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB. Seluruh rangkaian agenda dilaporkan berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial satu hari, melainkan menjadi pemicu bagi masyarakat luas untuk terus melestarikan kawasan Danau Sentarum sebagai salah satu warisan alam terpenting di Kalimantan Barat.( Icg )









Comment