by

Jalan Poros TR 11-14 Desa Arus Deras Dibangun dari Dana Spontan Hasil Sawit, Warga Apresiasi Meski Hanya Sekali

Kubu Raya, Media Kalbar

Pemerintah Desa Arus Deras, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan rambat beton Jalan poros dari TR 11 hingga TR 14. Proyek sepanjang 710 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 15 sentimeter ini menjadi kabar gembira bagi warga yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan berlumpur saat hujan turun.

Menariknya, pembangunan ini tidak bersumber dari dana Desa APBD atau APBN, melainkan dari dana spontan hasil bagi keuntungan dengan perusahaan kelapa sawit yang beroperasi di wilayah desa tersebut. Total anggaran pembangunan mencapai Rp678.016.000, dengan jangka waktu pelaksanaan selama 86 hari kalender.

Kepala Desa Arus Deras, Abdulsyukur, menyebutkan bahwa pembangunan ini merupakan hasil kesepakatan spontan antara pemerintah desa dan pihak perusahaan.

“Ini murni dari dana spontan, hasil bagi dari perusahaan sawit yang disepakati untuk membangun jalan poros. Tapi, cuma sekali itu jak,” ujar Abdulsyukur dengan nada jujur, Minggu(13/7/2025).

Meskipun hanya dilakukan sekali, pembangunan jalan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jalan yang sebelumnya rusak kini menjadi mulus, mempercepat arus barang dan orang antar dusun, serta mendukung kegiatan ekonomi warga.

Sejumlah warga mengaku senang dengan pembangunan ini, namun mereka juga berharap agar pola kemitraan antara perusahaan sawit dan desa tidak berhenti sampai di sini.

“Kami sangat terbantu, tapi harapan kami tentu ini bukan yang terakhir. Perusahaan juga punya tanggung jawab sosial, apalagi mereka beroperasi di desa kami,” ungkap warga.

Kepala Desa Abdulsyukur pun mengajak perusahaan sawit lainnya untuk bisa berkontribusi aktif dalam pembangunan desa. Ia juga berharap ke depan pemerintah daerah dapat mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil seperti Arus Deras.

“Kalau akses jalan bagus, semua sektor ikut bergerak. Pertanian, pendidikan, bahkan kesehatan jadi lebih mudah dijangkau,” pungkasnya.(MK/Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed