Cilegon, Media Kalbar
Kaukus Muda Anti Korupsi (KAMAKSI) mengumumkan rencana aksi unjuk rasa menyusul kasus kecelakaan kerja di wilayah operasional Pelindo Regional II Banten yang menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan pernyataan sikap yang beredar, aksi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
Titik aksi direncanakan di Kementerian Ketenagakerjaan, Mabes Polri, serta kantor PT Pelindo (Persero).
Koordinator aksi, Hidayat, menyampaikan estimasi peserta sekitar 300 orang yang terdiri dari unsur Aktivis KAMAKSI. Dalam aksi tersebut, massa disebut akan membawa mobil komando, spanduk, poster GM Pelindo Banten, ban bekas, hingga keranda mayat sebagai bentuk simbolik protes.
Lima Tuntutan KAMAKSI
Dalam dokumen pernyataan sikapnya, KAMAKSI menyampaikan lima tuntutan utama:
1. Mendesak Kementerian Ketenagakerjaan, BP BUMN, dan Mabes Polri segera membentuk tim khusus independen untuk melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan tuntas atas insiden kecelakaan kerja di Pelindo Regional II Banten.
2. Meminta pemanggilan dan pemeriksaan terhadap General Manager Pelindo Banten, Benny Ariadi, serta pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab, dengan penerapan pasal pidana apabila terbukti terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan korban meninggal dunia.
3. Mendesak evaluasi total dan pencopotan jabatan General Manager Pelindo Banten jika terbukti gagal menjalankan fungsi pengawasan dan tidak mampu menjamin keselamatan pekerja.
4. Meminta penghentian sementara seluruh aktivitas operasional di area Pelabuhan Ciwandan sampai ada kepastian hukum dan hasil investigasi yang terbuka kepada publik.
5. Menuntut pertanggungjawaban serta klarifikasi resmi dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atas dugaan kelalaian sistemik yang menyebabkan korban jiwa di lingkungan operasionalnya.
Ditembuskan ke Sejumlah Pejabat
Surat pernyataan sikap tersebut juga ditembuskan kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Kepala Kepolisian RI, Ketua Komisi IX DPR RI, Kepala BP BUMN RI, Direktur Utama PT Pelindo (Persero), serta General Manager PT Pelindo Regional II Banten.
“KAMAKSI menegaskan aksi ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab moral dan kontrol sosial agar penanganan kasus kecelakaan kerja di kawasan Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkas Ketua Umum DPP KAMAKSI Joko Priyoski. (*/Amad)








Comment