by

Kapolda Kalbar Berikan Penghargaan kepada Lima Personel Berprestasi

PONTIANAK, Media Kalbar  – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., memimpin kegiatan pemberian penghargaan kepada lima personel berprestasi dalam mendukung program prioritas Kapolri periode 2026–2029, di Balai Kemitraan Polda Kalbar, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kalbar, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta personel Polda Kalbar.

Penghargaan diberikan kepada tiga personel yang mengalami luka akibat lemparan batu saat mengamankan aksi unjuk rasa Seruan Aksi Kalbar Revolusi Jilid II di Bundaran Digulis pada 21 Oktober 2026. Penghargaan juga diberikan kepada dua personel Polsek Pontianak Barat, Aipda Teguh Tri Anggono, S.H., dan Aipda Sutrisna Ariansyah, S.H., atas respons cepat dalam menangani aduan dugaan KDRT pada 19 Oktober 2026.

Dalam amanatnya, Kapolda Kalbar menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, keberanian, dan kepedulian personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan pengabdian yang tulus dan profesional sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Kapolda Kalbar.

Terkait insiden saat pengamanan unjuk rasa, Kapolda menegaskan bahwa setiap dugaan tindak pidana harus ditindaklanjuti secara profesional dan menyeluruh. Ia menginstruksikan Ditreskrimum Polda Kalbar bersama Polresta Pontianak untuk melakukan penyelidikan secara terarah dan terukur guna mengungkap peristiwa tersebut sesuai dengan alat bukti yang ditemukan.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar tetap berhati-hati, bijaksana, dan profesional dalam mengendalikan situasi di lapangan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, tindakan Aipda Teguh Tri Anggono dan Aipda Sutrisna Ariansyah yang segera mendatangi lokasi kejadian, membantu korban, memfasilitasi pelaporan, serta mengarahkan korban menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara dinilai mencerminkan penerapan konsep Polisi Bersama Masyarakat (PBM).

Kapolda berharap prestasi tersebut menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan respons cepat, serta mengedepankan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan warga.

“Setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi melalui tugas yang penuh tanggung jawab dan kepedulian. Jangan menjadikan penghargaan sebagai tujuan utama, tetapi jadikan pengabdian yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai prioritas,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk meningkatkan profesionalisme dan integritas personel serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan bertanggung jawab. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed