by

Kapolda: Perkumpulan Merah Putih Kalbar Merupakan Senjata Paling Ampuh dalam Penghapusan Ego dan Adu Domba Etnis atau Suku

PONTIANAK, MEDIA KALBAR

Kapolda Kalbar dalam amanatnya saat bersilaturahmi dengan Perkumpulan Merah Putih menjelaskan, Perkumpulan Merah Putih Kalimantan Barat merupakan senjata paling ampuh dalam penghapusan ego dan adu domba etnis atau suku yang terjadi Kalbar.

“Dengan adanya perkumpulan merah putih ini, keutuhan seluruh etnis dan suku dapat terus terjaga serta dapat meredam segala gesekan antar etnis dan suku di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, Kamis (27/1).

Perkumpulan Merah Putih sendiri merupakan komunitas yang terdiri dari tokoh adat dan suku yang ada di wilayah Kalimantan Barat.

Menurut Kapolda, Perlunya kolaborasi dan kerjasama antar etnis dan suku di Kalbar ini serta mengajak masyarakat untuk menjaga wilayah kita agar tetap tertib dan aman.

“Apabila terjadi suatu masalah supaya cepat diselesaikan serta masyarakat harus proaktif dalam menangani masalah tersebut,” ujar Kapolda Kalbar.

Permasalahan harus ditangani secara bersama-sama, tidak bisa bekerja sendiri dan harus bergandeng tangan.

Kapolda berharap agar kedepan selalu berkontribusi memelihara kamtibmas serta keutuhan seluruh etnis dan suku di Kalbar dapat terus terjaga.

Menurutnya, Kalimantan Barat menempati posisi ke-6 terakhir capaian vaksinasi Nasional dan Varian Omicron yang berasal dari perbatasan lintas batas negara, harapannya bisa bekerja sama dalam percepatan vaksinasi guna pemulihan ekonomi nasional.

Kapolda Kalbar juga menyebutkan, bahwa memasuki awal tahun dengan musim kemarau yang akan datang, agar dapat bekerja sama seluruh masyarakat dalam mengantisipasi karhutla yang terjadi di Kalbar ini.

Ketua Umum Perkumpulan Merah Putih (PMP) H. Sukiryanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut momen untuk saling silaturrahmi, saling kenal mengenal PMP dengan Kapolda.

“Selanjutnya kita bermitra dengan Polda sebagai gerakan organisasi sosial semua etnis ada, sehingga wajib menjaga keamanan, kedamaian, terus ikut berpartisipasi dalam pembangunan, seperti sukseskan vaksinasi.” Ungkap Sukiryanto yang juga Anggota DPD RI ini.

Ditambahkan oleh Rihat Nasir Silalahi Wakil Ketua Umum PMP, bahwa PMP lahir dari Bawah atau But un Up terdiri dari 23 ernis yang ada bermitra dengan forkorpimda bagaimana menciptakan Kalbar tetap kondusif.

“kalau internal sudah kondusif, sebagai mitra, pemerintah bisa fokus pembangunan untuk kesejahteraan rakyat, tidak lagi mengurus pertikaian seperti masa lalu.” ujar Richad Ketua Kerabat Kalbar ini. (*/amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed