Pontianak, Media Kalbar
Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat mensosialisasikan Program Kelas Karakter Tahfidz MAN 2 Pontianak kepada siswa dan orang tua. Kegiatan berlangsung di Aula MAN 2 Pontianak, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol. (Pur.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Pontianak, Aris Sujarwono, S.H., M.H, Pengawas Pembina Madrasah Kemenag Kota Pontianak Hj. Wafida, M.Pd, Kepala MAN 2 Pontianak Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., Ketua Komite MAN 2 Pontianak Dr. H. Hamzah Tawil, M.Si., Pengurus LPTQ, Ustadz H. Abdul Wahab Al-Hafizh, dan Ustadz Faisal Fadhil, S.Ag., Al-Hafizh, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Drs. H. Muriadi, serta para orang tua dan siswa Kelas Karakter Tahfidz MAN 2 Pontianak.
Kepala MAN 2 Pontianak Hj. Yuliana, S.Pd., S.H., M.Pd., menjelaskan bahwa program Kelas Tahfidz merupakan bagian dari pengembangan Kelas Berkarakter di MAN 2 Pontianak yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Barat. Program ini menjadi salah satu ikhtiar madrasah dalam memberikan ruang pembinaan kepada siswa untuk mendalami, menghafal, serta mengamalkan Al-Qur’an secara konsisten.
“Kelas Tahfidz diharapkan tidak hanya membentuk siswa yang memiliki kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menghadirkan syiar Al-Qur’an di lingkungan madrasah melalui bacaan, hafalan, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Hj. Yuliana menambahkan, keberhasilan program Kelas Tahfidz membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh pihak, terutama antara madrasah, guru, LPTQ, serta orang tua siswa. Pendampingan yang dilakukan secara bersama-sama diharapkan dapat memberikan semangat kepada para siswa untuk istiqamah dalam menambah dan menjaga hafalan Al-Qur’an.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pontianak Aris Sujarwono, S.H., M.H., mengapresiasi langkah MAN 2 Pontianak dalam mengembangkan kelas karakter, di antaranya Kelas Bilingual, Kelas Riset, dan Kelas Tahfidz.
Aris Sujarwono, S.H., M.H berharap program tersebut dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat. Menurutnya, niat baik dalam menuntut ilmu dan membangun karakter akan menjadi langkah menuju kehidupan yang diridai Allah SWT. Ujarnya.
Ketua Umum LPTQ Kalbar Brigjen Pol. (Pur.) Drs. H. Andi Musa, S.H., M.H., menegaskan bahwa LPTQ tidak hanya berperan dalam penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam pembinaan tilawah, tahfidz, dan berbagai cabang Al-Qur’an lainnya.
“Pembinaan ini penting untuk menyiapkan generasi yang mencintai, membaca, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Ustadz H. Abdul Wahab Al-Hafizh memberikan penguatan kepada siswa dan orang tua mengenai strategi menjadi penghafal Al-Qur’an. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam menghafal dan murajaah, serta dukungan orang tua di rumah agar hafalan yang telah diperoleh anak tetap terjaga. Ujarnya.
Sinergi antara madrasah, LPTQ, guru, siswa, dan orang tua diharapkan menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan Kelas Tahfidz MAN 2 Pontianak sebagai ruang pembinaan generasi Qur’ani yang berkarakter dan berprestasi. (*/Amad)









Comment