MEMPAWAH, Media Kalbar – Masuknya berbagai proyek swasta dan BUMN di Kecamatan Sungai Kunyit seharusnya menyejahterakan masyarakat setempat. Namun, kenyataannya masih banyak pelaku usaha dan tenaga kerja lokal yang tersisih di daerah sendiri.
Ketua LSM Mempawah Berani, Maman Suratman, M.Sos, secara tegas meminta seluruh korporasi dan kontraktor yang beroperasi di Sungai Kunyit agar memprioritaskan warga dan pengusaha lokal.
”Jangan jadikan masyarakat tempatan hanya menjadi penonton di tanah kelahiran mereka sendiri. Investasi yang masuk harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Mempawah,” ujar Maman.
Poin Tuntutan LSM Mempawah Berani:
1. Wajibkan Kemitraan Lokal: Memberikan porsi sub-kontrak dan pengadaan yang adil bagi pengusaha lokal.
2. Prioritaskan Pekerja Tempatan: Menyerap tenaga kerja asal Kecamatan Sungai Kunyit dan Kabupaten Mempawah secara transparan.
3. Pengawasan Ketat Pemkab Mempawah: Meminta pemerintah Kabupaten Mempawah dan DPRD memperketat izin serta mengawal komitmen pemberdayaan lokal pada setiap proyek yang masuk.
“LSM Mempawah Berani akan terus memantau dan mengawal ketat jalannya investasi agar berpihak kepada kepentingan masyarakat lokal,” pungkas Maman. (*/Amad)







Comment