PONTIANAK, Media Kalbar — Pada Kamis, 5 November 2027 telah dilaksanakan acara Media Gathering event internasional Borneo Food, Agriculture, Transport and Logistics Expo 2027 (BFATLEX 2027) yang diselenggarakan oleh Borneo Investasi Utama (BIU) sebagai penyelenggara BFATLEX 2027 bermitra dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalbar, Indonesia National Shipowner’s Association (INSA) dan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI).

Media Gathering dimaksudkan sebagai forum untuk diseminasi, sosialisasi informasi dan persiapan penyelenggaraan BFATLEX 2027 yang akan diselenggarakan tanggal 15-17 Juli 2027 di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak.
Direktur BIU, Dr. Ahmad Saleh menyampaikan, bahwa BFATLEX 2027 merupakan event expo internasional yang akan melibatkan negara-negara seperti Malaysia, Singapore, Thailand, Australia, New Zealand, Jepang, Korea, Pakistan, Saudi Arabia, dan Uni Emirat Arab.
Visi dan Misi
Visi Expo adalah menjadikan Kalbar sebagai regional trade and business hub dan maritime hub di Kalimantan.
Sementara itu misi dari Expo antara lain adalah:
– Mengembangkan dan memajukan produk makanan dan pertanian sebagai sektor unggulan
– Memperluas ekspor produk makanan dan pertanian ke pasar global
– Membawa investor asing dan investor global melakukan investasi di sektor food, agriculture, transport and logistics di Kalbar
– Memproduksi produk makanan dan pertanian berkualitas tinggi
– Membangun dan meningkatkan daya saing (competitiveness) produk food and agriculture
– Memajukan produk makanan, pertanian, transportasi dan logistik mencapai standar internasional yang tinggi
– Membangun pondasi yang kuat dengan partner global dan perusahaan internasional/multinasional
– Mendorong kemitraan bisnis dengan leading global companies di bidang food, agriculture, transport and logistics
– Memperkuat government policy dan partisipasi private sector dalam menjadikan Kalbar sebagai maritime hub di Kalimantan
Tujuan Expo
Selain itu, tujuan dari Expo antara lain adalah untuk expose produk dan jasa unggul ke pasar global; menunjukkan produk-produk lokal kepada kalangan pengusaha, buyer dan importir internasional; menjadi mesin penggerak industri yang kuat untuk mendorong pergerakan ekonomi dan aktivitas bisnis yang lebih besar; mencegah ketimpangan ekonomi (economic gap) antar wilayah, antar kota, dan antar provinsi; menjadikan Kalbar sebagai pasar yang besar (big market); menjadi energi dan spirit baru untuk meningkatkan design, packaging, dan memperbarui brand image dari product and services; membawa Kalbar ke panggung global (global stage); dan membuat Kalbar lebih dikenal secara internasional dalam peta bisnis global (global business map).
Dorong Ekspor Kalbar Tembus US$ 5 Miliar
Dalam perdagangan internasional tampak bahwa, ekspor Kalbar relatif rendah. Selama 5 tahun dari 2021 sampai 2025, ekspor mencapai US$ 1,85 miliar (2021); US$ 2,45 miliar (2022); US$ 1,95 miliar (2023), US$ 2,08 miliar (2024), dan US$ 1,89 miliar (2025). Ekspor belum mencapai angka di atas 3 miliar US Dollar.
Melalui BFATLEX 2027 diharapkan secara bertahap ekspor dapat meningkat US$ 5 miliar dalam 3-5 tahun ke depan.
Di samping itu, posisi dan letak geografis Kalbar yang relatif dekat dengan Brunei, Semenanjung Malaysia, Singapore, Thailand, Jepang, Korea, Taiwan dan Tiongkok, dibandingkan provinsi lain di Kalimantan, merupakan keunggulan komparatif yang perlu dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjadikan Kalbar provinsi utama sebagai destinasi investasi internasional.
Kegiatan Media Gathering BFATLEX 2027 tersebut dimoderatori oleh Nur Iskandar, dihadiri oleh Perwakilan Kadin, INSA, ALFI, Sejumlah awak media. (Amad)











Comment