by

Mobile Intellectual Property Clinic 2024 Dorong Potensi Lokal Raih Kejayaan Global

Pontianak, Media Kalbar

9Mobile Intellectual Property Clinic (Klinik Kekayaan Intelektual) tahun 2024 dengan tema “Dorong Potensi Lokal Raih Kejayaan Global” digelar di Takalar Room, Grand Mahkota Hotel, Pontianak, Senin (22/7/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat dan tokoh penting di Kalimantan Barat, serta dihadiri oleh 150 peserta dari berbagai kalangan.

Acara ini dibuka oleh Pj. Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dra. Hj. Linda Purnama, M.Si. Dalam sambutannya, Linda menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan kekayaan intelektual di daerah.

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mendorong potensi lokal agar bisa bersaing di kancah global. Melalui pemahaman dan pengelolaan kekayaan intelektual yang baik, kita dapat mengangkat dan melindungi produk-produk lokal yang bernilai tinggi,” ujar Linda dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Pj. Walikota Pontianak, Pj. Bupati Sanggau, Bupati Sambas, Pj. Bupati Kayong Utara, Bupati Kapuas Hulu, Bupati Sintang, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Kepala Badan Litbang Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, serta para Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat.

Mobile IP Clinic ini memfasilitasi layanan konsultasi, pendampingan pendaftaran, layanan penelusuran, pendampingan penyusunan spesifikasi paten, serta layanan pengaduan. Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat, Muhammad Tito Andrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun komitmen dalam peningkatan pelayanan publik dan penyebarluasan informasi tentang pentingnya pendaftaran kekayaan intelektual baik personal maupun komunal.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, potensi kekayaan intelektual di Kalimantan Barat dapat menjadi salah satu pilar penopang pembangunan dan peningkatan ekonomi nasional,” kata Tito.

Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., yang mewakili Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, memberikan sambutan dan menyerahkan piagam penghargaan terkait penyusunan Perda Kekayaan Intelektual kepada beberapa kabupaten/kota di Kalimantan Barat. Piagam juga diberikan kepada para penggiat tenun Pantang Sintang.

Acara tersebut juga menampilkan Parade Prestasi Kekayaan Intelektual Kalimantan Barat yang mempertunjukkan Tenun Khas Kabupaten Sintang, Tenun Cual Sambas, dan Kopi Liberika Kayong Utara. Selain itu, penyerahan penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba tari kreasi dan lomba mewarnai tingkat SD dan SMA sederajat.

Dalam sesi diskusi yang dimoderatori oleh Agus Dwi Riyanto, narasumber dari Tim Expert DJKI menyampaikan topik-topik penting terkait peran Litbang, Disdikbud Prov. Kalbar, dan pentingnya pemanfaatan kekayaan intelektual komunal di daerah.

Para tamu undangan juga berkesempatan mengunjungi stand UMKM yang berada di lapangan Grand Mahkota Hotel Pontianak yang digelar sejak hari Minggu. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kekayaan intelektual untuk pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Surat Pencatatan Ciptaan (Hak Cipta) dan Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal kepada beberapa kabupaten di Kalimantan Barat. Penerima penghargaan di antaranya Pj. Bupati Sanggau, Kakanwil DJKN, dan perwakilan Bupati Sintang. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba tari kreasi tingkat SMA dan SMK sederajat serta pemenang lomba mewarnai tingkat SD.

Mobile Intellectual Property Clinic ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas kekayaan intelektual di Indonesia, dengan harapan dapat menjangkau seluruh wilayah dengan keanekaragaman potensi kekayaan intelektual yang dimiliki. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed