Makassar, Media Kalbar – PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Regional 8, salah satu entitas dari Holding Perkebunan Nusantara resmi menjalin kerja sama strategis dengan BBPTUHPT Baturraden (Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemanfaatan Lahan untuk Pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan
Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Misran selaku Plt. Region Head PTPN I (Persero) Regional 8 dan Ir. Dani Kusworo, S.Pt., M.Si. selaku Kepala BBPTU-HPT Baturraden secara hybrid pada hari Selasa tanggal 29 September 2026.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat mengoptimalkan pemanfaatan lahan seluas kurang lebih 20 hektare yang berlokasi di Kebun Camming, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Pemanfaatan aset PTPN I Regional 8 tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan lahan Hijauan Pakan Ternak secara produktif dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong penerapan inovasi serta standar agronomi dalam pengelolaan lahan HPT sehingga mampu menghasilkan pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pembibitan ternak unggul serta mendukung upaya peningkatan ketersediaan protein hewani nasional.
Kerja sama antara PTPN I Regional 8 dan BBPTU-HPT Baturraden juga menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan sapi perah terintegrasi di Sulawesi Selatan, khususnya melalui penguatan ketersediaan hijauan pakan ternak sebagai salah satu faktor penting dalam keberlanjutan usaha peternakan.
Tidak hanya memberikan manfaat dari sisi optimalisasi aset dan pengembangan sektor peternakan, kolaborasi ini diharapkan turut memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pelaksanaan program membuka peluang bagi peternak lokal dan kelompok tani untuk terlibat sebagai tenaga kerja maupun mitra dalam kegiatan pemeliharaan dan pengelolaan hijauan pakan ternak serta pengembangan sapi perah terintegrasi. (Mbis/MK)











Comment