Bengkayang, Media Kalbar
Untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang jatuh pada 1 Juli 2026 yang akan datang, Polres Bengkayang Polda Kalbar menggelar Lomba Kearifan Lokal Pangkak Gasing di halaman Polsek Bengkayang, Kamis (25/6/2026) pagi.
Perlombaan yang mengangkat salah satu budaya tradisional masyarakat Kalimantan Barat tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat yang hadir.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakapolres Bengkayang, Kompol Suparwoto, S.I.P., serta dihadiri para Pejabat Utama Polres Bengkayang, Camat Bengkayang, para Kapolsek jajaran, lurah, kepala desa, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Bengkayang, panitia penyelenggara, dewan juri, dan peserta lomba.
Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Bengkayang bahkan turut mencoba memainkan gasing dalam sebuah seremoni pembukaan yang disambut tepuk tangan para peserta dan tamu undangan.
Kapolsek Bengkayang, AKP Slamet Widodo, mengatakan perlombaan pangkak gasing digelar sebagai upaya melestarikan budaya daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat istiadat yang diwariskan para leluhur.
“Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan kembali olahraga dan permainan tradisional serta menjunjung tinggi adat istiadat yang menjadi identitas masyarakat kita,” ujar AKP Slamet Widodo.
Ia menjelaskan, lomba tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet permainan tradisional yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bengkayang pada berbagai ajang perlombaan di masa mendatang.
“Kami ingin lomba tradisional ini tidak hanya berhenti di tingkat daerah, tetapi dapat diperkenalkan hingga tingkat nasional sehingga mendapat perhatian dan apresiasi dari pemerintah pusat,” katanya.
AKP Slamet menambahkan, penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilaksanakan pada 1 Juli 2026 bertepatan dengan Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Bengkayang.
Sementara itu, Wakapolres Bengkayang, Kompol Suparwoto, S.I.P., berharap perlombaan pangkak gasing dapat menjadi agenda tahunan yang tidak hanya digelar saat peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga pada berbagai momentum lainnya.
“Harapan kami kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi barometer ke depan, sehingga permainan tradisional khas Bengkayang dan Kalimantan Barat semakin dikenal, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkapnya.
Lomba pangkak gasing diikuti oleh 10 regu yang masing-masing terdiri dari tiga orang peserta campuran putra dan putri. Seluruh peserta merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bengkayang.
Meski cuaca cukup terik, semangat dan kekompakan para peserta tidak surut. Suasana pertandingan berlangsung seru dan penuh sportivitas. Sorak sorai pendukung menambah kemeriahan perlombaan yang menjadi salah satu rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Bengkayang.
Adapun hasil perlombaan pangkak gasing yakni Juara I diraih tim Kecamatan Samalantan yang diperkuat Mustapa, Reky, dan Balembeng. Juara II diraih tim Kecamatan Bengkayang yang beranggotakan Agustinus Inggih, Anuar, dan Mimik. Sementara Juara III juga diraih perwakilan Kecamatan Bengkayang yang terdiri dari Kristianto Gio, Kristianus Campus, dan Abel.
Melalui perlombaan tersebut, Polres Bengkayang berharap nilai-nilai budaya lokal tetap lestari serta dapat diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. (*/Amad)









Comment