PONTIANAK, Media Kalbar
Kepedulian terhadap masyarakat yang beraktivitas di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali ditunjukkan sejumlah elemen masyarakat. Pada Kamis (3/9/2026),
lima lembaga dan organisasi berkolaborasi menggelar aksi sosial dengan membagikan ribuan masker dan ratusan botol air mineral kepada masyarakat di sejumlah titik di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
Kegiatan sosial tersebut melibatkan Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung asuhan Junaidi, S.Sos., yang juga Camat Sungai Kakap, bersama Lembaga Anti Korupsi Indonesia (LEGATISI), Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI), Laskar Prabowo LP 08, dan Laskar Diraja Amantubillah.
Empat Titik Lokasi Pembagian Masker dan air mineral dilakukan secara langsung kepada masyarakat yang melintas.
Adapun titik kegiatan meliputi:
Simpang Jalan Ampera, Kota Pontianak;
Kawasan Pal Lima, Kota Pontianak;
Ujung Kota Baru, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya;
Simpang Punggur, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Di sejumlah titik tersebut, para anggota organisasi turun langsung membagikan masker dan air mineral kepada pengendara maupun masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
Masker dibagikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus edukasi kepada masyarakat agar lebih memperhatikan perlindungan diri ketika harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala UPTD Puskesmas Pal Sembilan, Yulianti, S.Tr.Keb., Kepala Dusun IV Pal Sembilan, serta sejumlah pengurus dan anggota organisasi yang terlibat.
Hadir pula Ketua Umum Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung, Muhammad Ismail, yang akrab disapa Daeng Maeng, bersama Pelatih Senior Defri, Andi Irwan, dan Dela Ananda.
Puluhan anak-anak Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung juga ikut terlibat langsung dalam aksi sosial tersebut.
Sementara itu, Ketua DPW Laskar Anti Korupsi Indonesia (LEGATISI), Edy Ruslan, mengatakan persoalan kabut asap tidak hanya menjadi perhatian pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat dan berbagai organisasi.
Menurutnya, kegiatan pembagian masker dan air mineral tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak kondisi udara akibat kabut asap.
Ia berharap aksi sosial seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membantu masyarakat, khususnya Masyarakat yang harus tetap beraktivitas di luar rumah.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung, Muhammad Ismail atau Daeng Maeng, menyampaikan bahwa keterlibatan puluhan anak-anak perguruan dalam aksi tersebut memiliki tujuan positif.
Menurutnya, selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat gotong royong kepada generasi muda.
Ia berharap anak-anak tidak hanya mendapatkan pembinaan dalam bidang olahraga dan seni bela diri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung sekaligus Ketua DPC PWRI Kabupaten Kubu Raya, Ismail Djayusman, mengatakan aksi sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap.
Menurut Ismail, kegiatan tersebut bukan sekadar pembagian masker dan air mineral, tetapi juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat lebih memperhatikan kesehatan serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Kami ingin hadir dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Masker dan air mineral ini memang sederhana, tetapi kami berharap dapat membantu masyarakat menghadapi kondisi kabut asap,” ujarnya.
Ismail juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada semua pihak dan elemen masyarakat yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu, yang telah memberikan dukungan, baik secara moril maupun melalui sumbangan dana.
Berkat dukungan dan partisipasi bersama, kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses,” katanya.
Keterlibatan puluhan anak-anak Perguruan Pukul Tujuh Silat Kampung menjadi salah satu bagian menarik dalam aksi tersebut.
Mereka ikut turun ke lapangan membagikan masker dan air mineral secara langsung kepada masyarakat.
Para penyelenggara berharap kegiatan tersebut dapat menjadi contoh bahwa persoalan kabut asap dan dampak karhutla membutuhkan kepedulian serta kolaborasi dari berbagai pihak.
Selain membantu masyarakat dalam menghadapi kondisi udara yang kurang baik, aksi tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Aksi sosial ini diharapkan tidak berhenti pada pembagian masker dan air mineral, tetapi menjadi langkah nyata untuk membangun kepedulian, gotong royong, serta kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan lingkungan di Kalimantan Barat.”(Ismail)











Comment