by

Pemkab Melawi Diminta Siapkan Lahan Pemakaman Khusus Untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Melawi, Mediakalbarnews.com – Lonjakan kasus terkomfirmasi Covid-19 diwilayah Kalimantan Barat umumnya meningkat, khususnya di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi juga mengalami peningkatan terkomfirmasi Covid-19 varian baru.

Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi per tanggal 26 April 2021 jumlah terkomfirmasi positif sebanyak 486 orang, komfirmasi Isolasi 69 orang, komfirmasi sembuh 406 orang dan terkomfirmasi meninggal dunia sebanyak 12 orang.

Bertambahnya korban meninggal dunia di Kabupaten Melawi akibat Covid-19 membuat sejumlah pihak menyoroti mengenai lahan pemakaman khusus dan tenaga yang melakukan pemakaman jenazah korban akibat Covid-19.

Indra Fahrudi, A.Md Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Melawi meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Melawi menyiapkan lahan serta tenaga pemakaman khusus untuk korban meninggal akibat Covid-19. Selasa (27/4/21).

“ Pemerintah Kabupaten Melawi harus segera mengambil langkah strategis menyediakan lahan pemakaman khusus korban Covid-19 yang layak dan jauh dari pemukiman warga. Ini harus kita pikirkan bersama, dengan mempertimbangkan kondisi mendesak, “ ujar Indra.

Yang terpenting juga menurut Indra, terkait tenaga orang-orang yang mengerjakan pemakaman untuk menggali makam, serta fardhu kifayah, sebab banyak yang enggan dengan alasan tertentu.

“ Jika ada relawan yang ingin berbuat membantu proses pemakaman, Pemerintah juga harus memberikan perhatian kepada mereka, karena relawan juga bisa menerima resiko terpapar lansung tertular Covid-19, Pemerintah harus memberikan jaminan berupa asuransi dan sebagainya, “ terang Indra.

Masih menurut Indra, Pemkab Melawi bisa menggunakan lahan aset milik Pemda yang berada di Tahlut Desa Semadin Lengkong, jalan menuju ke Kecamatan Ella Hilir. Cukup menggunakan alat berat lahan bisa di steking dulu.

“ Untuk meminimalisir tenaga penggali makam, guna mengantisipasi penularan, penggalian makam jenazah korban Covid-19 bisa digali menggunakan alat berat yang sudah di standby kan di lokasi pemakaman, “ tambahnya.

Penulis/Publis : Bagus Afrizal

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed