Patroli yang menemukan empat WNA patut diapresiasi. Namun, IPNU menilai pengawasan masih terlambat karena pelanggaran terungkap setelah kegiatan berlangsung di tengah masyarakat.
Adrianus Gogo Pamuihant mendukung penindakan tegas terhadap empat WNA, tetapi meminta Imigrasi membuka prosesnya secara transparan dan mengevaluasi pengawasan yang dinilai belum
Tiga warga Taiwan dan seorang warga Malaysia menjalankan pengajaran agama, kelas bahasa Mandarin, pengobatan tradisional, serta pembagian sembako. Imigrasi menegaskan kegiatan gratis
Comment