by

Perkuat SDM Perkebunan Sawit, Program Studi Agroteknologi FAPERTA UNU Kalbar Kembali Dipercaya BPDP sebagai Penyelenggara Beasiswa SDM Sawit 2026 Senilai Rp6,3 Miliar

Jakarta, Media Kalbar

Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) kembali dipercaya oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan dalam Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026. Kepercayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BPDP dan UNU Kalbar melalui Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Selasa (1/9/2021).

Pada tahun 2026, UNU Kalbar menjadi salah satu dari 42 lembaga penyelenggara pendidikan yang menjalin kerja sama dengan BPDP untuk mendukung pelaksanaan Program Pengembangan SDM Perkebunan. Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit.

Bagi UNU Kalbar, kerja sama tahun 2026 ini menjadi capaian penting karena merupakan tahun kedua UNU Kalbar dipercaya BPDP sebagai lembaga penyelenggara pendidikan dalam program beasiswa SDM Perkebunan. Keberlanjutan kerja sama tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kapasitas UNU Kalbar dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang perkebunan.

Dalam kerja sama tahun 2026, total nilai kerja sama mencapai Rp6,3 miliar dengan jumlah penerima beasiswa sebanyak 30 mahasiswa. Para penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan untuk menempuh pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan perkebunan berkelanjutan.

Rektor UNU Kalbar, Prof. Dr. Sukino, M.Ag., menyampaikan bahwa keberlanjutan kerja sama dengan BPDP merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi UNU Kalbar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi UNU Kalbar. Kami berkomitmen memastikan mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. Kami berharap program ini dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus melahirkan SDM perkebunan yang kompeten dan berintegritas,” ungkap Prof. Sukino.

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UNU Kalbar, Dr. Rinto Wiarta, M.Hut., menegaskan bahwa Fakultas Pertanian memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan sektor perkebunan yang semakin kompleks.

“Fakultas Pertanian berkomitmen menjadikan program beasiswa ini sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa melalui pendidikan yang berbasis pada kebutuhan sektor perkebunan. Selain penguasaan aspek budidaya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan analisis, teknologi, manajemen perkebunan, serta pemahaman terhadap prinsip keberlanjutan sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan industri kelapa sawit,” kata Dr. Rinto Wiarta.

Kepala Program Studi Agroteknologi UNU Kalbar, Riko Prasetyo, M.P., menyampaikan bahwa Program Studi Agroteknologi siap memastikan proses pendidikan bagi penerima beasiswa berjalan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan SDM perkebunan.

“Program Studi Agroteknologi siap memberikan pendampingan akademik dan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa penerima beasiswa. Kami akan terus memperkuat pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik, teknologi pertanian, pengelolaan perkebunan yang efektif, serta prinsip keberlanjutan. Harapannya, lulusan program ini memiliki kompetensi yang dapat langsung diterapkan dan memberikan kontribusi nyata bagi sektor perkebunan,” ujarnya.

Program Pengembangan SDM Perkebunan melalui skema beasiswa menjadi salah satu upaya strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor perkebunan. Keberadaan program tersebut diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan perkebunan nasional dan mampu mendukung transformasi sektor perkebunan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Bagi UNU Kalbar, keberlanjutan kerja sama dengan BPDP juga memperkuat posisi Fakultas Pertanian, khususnya Program Studi Agroteknologi, dalam berkontribusi terhadap pengembangan SDM perkebunan di Kalimantan Barat. Dengan dukungan program beasiswa tersebut, UNU Kalbar diharapkan mampu terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional serta siap berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit.

Kerja sama ini sekaligus menjadi momentum bagi UNU Kalbar untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan sektor perkebunan dalam menciptakan SDM unggul. Melalui pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri, program beasiswa SDM Perkebunan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit di Indonesia. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed