Kapuas Hulu, Media Kalbar
Menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Desa serentak, jajaran Kepolisian Resor Kapuas Hulu menggelar Apel Kesiapan dan Pergeseran Personel di lapangan Apel Polres Kapuas Hulu. Apel ini digelar untuk memastikan kesiapan fisik, mental, serta sarana dan prasarana keamanan guna mengawal jalannya pesta demokrasi di tingkat desa, Senin (13/7)
Kegiatan yang dimulai pada pukul 07.45 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Kapuas Hulu, Kompol Muslimin, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Asisten 1 Pemda Bung Tomo, Kepala Dinas MPD Kapuas Hulu Rupinus, S.Sos., M.Si., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu Adam Putrayansa, S.H., M.H., Kasatpol PP Bahtiar, S.P., M.Si., serta Pasi Ops Kodim 1206/PSB Lettu Inf Sugianto.
Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Muslimin menegaskan bahwa apel ini merupakan representasi dan langkah krusial kesiapan aparatur negara. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pengamanan tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak.
“Menghadapi agenda penting ini, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Sinergitas antara Polri, TNI, Pemerintah Daerah, Panitia Pemilihan, hingga seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama keberhasilan,” ujar Kompol Muslimin di hadapan ratusan personel gabungan dari Polres, Kodim 1206/PSB, dan Satpol PP.
Lebih lanjut, Wakapolres memberikan sejumlah instruksi tegas yang harus dipedomani oleh seluruh personel yang bertugas di lapangan. Poin yang paling ditekankan adalah mengenai sikap netralitas aparatur keamanan.
“Jaga netralitas, itu harga mati. Seluruh personel TNI-Polri wajib menjaga netralitas saat melaksanakan tugas. Tidak ada yang memihak atau memberikan dukungan kepada calon kepala desa manapun,” tegasnya.
Selain netralitas, Wakapolres juga menginstruksikan jajarannya untuk:
1. Menyiapkan fisik dan mental, serta meniatkan tugas pengamanan sebagai ibadah.Memahami karakteristik wilayah tugas, termasuk mengenali tokoh masyarakat, tokoh adat, dan memetakan potensi kerawanan.
2. Meningkatkan koordinasi dengan seluruh elemen yang terlibat.
3. Mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan menyelesaikan potensi gesekan melalui musyawarah.
4. Menegakkan hukum secara profesional, tegas, dan terukur jika terjadi tindak pidana yang mengganggu jalannya Pilkades.
Melalui kesiapan yang matang ini, diharapkan masyarakat di Bumi Uncak Kapuas dapat memberikan hak suaranya dengan rasa aman dan nyaman, sembari tetap terjaganya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, pungkas Kompol Muslimin .( Icg )











Comment