by

Prabasa Soroti Progres Sambas 395 Tahun: Border Aruk, Jembatan Tua, hingga Jalan Lingkar Jadi Prioritas

Sambas, MEDIA KALBAR – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat periode 2024–2029, Ir. H. Prabasa Anantatur, M.H., menilai pembangunan Kabupaten Sambas menunjukkan perkembangan positif sejak pemindahan ibu kota kabupaten ke Kota Sambas.

Hal itu disampaikan Prabasa saat menghadiri rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Sambas ke-395 Tahun dan menyambut HUT Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas ke-27, yang jatuh pada 15 Juli.

“Kalau dibandingkan progres pembangunan setelah pemindahan ibu kota, ini cukup baik, cukup maju sekali. Dulu Kota Sambas ini kecamatan, kemudian menjadi ibu kota kabupaten. Sekarang pembangunan sudah bisa kita lihat sendiri,” ujar Prabasa. Kamis(9/7/2026)

Prabasa mengatakan, perubahan Sambas dalam beberapa dekade terakhir cukup signifikan. Jika sebelumnya Sambas hanya terdiri dari sekitar delapan kecamatan, kini wilayah tersebut telah berkembang menjadi 19 kecamatan dengan 195 desa.

Menurutnya, perkembangan itu menjadi bukti bahwa pemindahan ibu kota membawa dampak terhadap pemerataan pembangunan dan penguatan pusat pelayanan pemerintahan di Kabupaten Sambas.

“Dulu kurang lebih hanya delapan kecamatan, sekarang sudah 19 kecamatan dan 195 desa. Jadi, pembangunan sudah cukup baik,” katanya.

Meski demikian, Prabasa menilai masih ada sejumlah agenda besar yang perlu mendapat perhatian serius, baik dari pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, maupun pemerintah pusat. Salah satunya adalah penguatan kawasan perbatasan, khususnya Border Aruk.

Ia berharap pembangunan di kawasan perbatasan dapat terus ditingkatkan, terlebih Sambas memiliki posisi strategis sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Apalagi kita mengandalkan pembangunan di Border Aruk. Tentu dengan progres yang cukup baik ini, ke depan harus kita tingkatkan kembali. Mudah-mudahan tahun depan border ini bisa lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Prabasa juga menyinggung rencana pengembangan kawasan perbatasan di Temajuk. Menurutnya, penguatan infrastruktur perbatasan tidak hanya penting untuk konektivitas, tetapi juga untuk membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Sambas.

Selain kawasan perbatasan, Prabasa menyoroti kondisi jembatan tua di Sambas yang dinilai sudah saatnya mendapat perhatian. Ia menyebut dua jembatan penting, yakni Jembatan Batu dan Jembatan Asam, perlu dikembangkan atau diduplikasi karena usia konstruksinya sudah cukup lama.

“Jembatan kita ini juga harus dikembangkan atau diganti. Cukup lama dari zaman dulu. Ada Jembatan Batu dan Jembatan Asam. Kalau roboh jembatan ini, tentu kita akan susah,” tegasnya.

Prabasa mengatakan, dirinya akan mendorong pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Sambas dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat agar pembangunan atau duplikasi dua jembatan tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah pusat.

Ia menilai keberadaan jembatan itu sangat vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan kelancaran aktivitas ekonomi daerah.
“Harapan kita, bersama pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, mudah-mudahan ini bisa cepat terealisasi. Dua jembatan ini memang perlu duplikasi,” katanya.

Selain itu, Prabasa juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian jalan lingkar. Menurutnya, jalan lingkar yang terhubung hingga kawasan Subah akan menjadi jalur strategis baru untuk memperlancar konektivitas antarkawasan.

“Jalan lingkar ini harus cepat diselesaikan. Nanti yang satu tembus ke Subah langsung. Minimal ring route ini harus segera dituntaskan,” ujarnya.

Prabasa berharap momentum Hari Jadi Kota Sambas ke-395 dan HUT Perpindahan Ibu Kota Kabupaten Sambas ke-27 tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya mempercepat pembangunan infrastruktur strategis.

Ia juga menyampaikan harapan agar kepemimpinan Bupati Sambas H. Satono dan Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi dapat terus melanjutkan progres pembangunan yang sudah berjalan.

“Tentu dengan kepemimpinan Pak Haji Satono dan Pak Hero, mudah-mudahan progres pembangunan Sambas semakin baik dan terus meningkat,” tutupnya.(Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed