by

PTPN IV Regional V Lakukan Mutasi Tanaman dari TBM ke TM di Kebun Kembayan

Kembayan-Kalbar, Media Kalbar

Memasuki awal tahun 2026, PTPN IV Regional V melaksanakan mutasi Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) 3 menjadi Tanaman Menghasilkan (TM) 1 sekaligus panen perdana di Kebun Kembayan dengan luasan mencapai 123 hektare. Mutasi ini menjadi tahapan strategis yang menandai masuknya fase puncak dalam siklus pengelolaan perkebunan kelapa sawit, dari masa investasi menuju fase produksi.

Mutasi dilakukan setelah tanaman memenuhi sejumlah persyaratan teknis, antara lain minimal 60 persen populasi tanaman dalam satu blok telah berbuah, berat tandan rata-rata di atas 3 kilogram, serta kerapatan panen maksimal 1:5, yakni satu tandan matang pada setiap lima pohon.

Asisten Kepala Kebun Kembayan PTPN IV Regional V, Sanno Priadi Purba, menjelaskan bahwa seluruh tanaman yang dimutasikan telah memenuhi ketentuan teknis, baik dari sisi pertumbuhan maupun usia. Tanaman tersebut telah mencapai usia sekitar tiga tahun sehingga dinilai layak memasuki fase Tanaman Menghasilkan.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari perawatan yang konsisten dan tepat selama fase TBM, seperti kastrasi, pemupukan, pembersihan piringan, serta pengendalian gulma dan hama. Seluruh kegiatan tersebut memerlukan perhatian khusus agar tanaman tumbuh seragam dan sehat,” ujar Sanno.

Sementara itu, Manager Kebun Kembayan, Didi, menyampaikan bahwa mutasi Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) ke Tanaman Menghasilkan (TM) merupakan bagian dari tahapan strategis dalam siklus pengelolaan tanaman kelapa sawit, yang menandai peralihan dari fase pertumbuhan menuju fase produksi.

“Pada fase TBM, pengelolaan tanaman difokuskan pada investasi pertumbuhan. Memasuki fase TM, pengelolaan diarahkan pada optimalisasi produksi melalui eksploitasi dan pemeliharaan hasil secara berkelanjutan. Mutasi ini menandai berakhirnya masa investasi dan dimulainya periode kontribusi produksi,” ujar Didi.

Saat ini, Kebun Kembayan masih memiliki Tanaman Belum Menghasilkan seluas 552 hektare, yang terdiri atas TBM I seluas 241 hektare dan TBM II seluas 311 hektare. Melalui penerapan standar perawatan dan pemupukan yang konsisten, seluruh TBM tersebut ditargetkan dapat dimutasikan menjadi Tanaman Menghasilkan sesuai dengan rencana dan ketentuan teknis perusahaan.

Lebih lanjut, Didi menegaskan bahwa pelaksanaan mutasi TBM ke TM ini mencerminkan komitmen PTPN IV Regional V dalam meningkatkan kinerja operasional dan produktivitas perkebunan. Perubahan status tanaman dari fase investasi ke fase eksploitasi diharapkan mampu mendorong peningkatan produksi, memperkuat pendapatan, serta memberikan kontribusi berkelanjutan terhadap kinerja dan kesehatan finansial perusahaan.

Mutasi TBM ke TM menjadi tonggak penting dalam upaya PTPN IV Regional V meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengelolaan kebun. Dengan penerapan standar teknis yang konsisten, perusahaan optimistis kontribusi produksi dari Kebun Kembayan akan semakin memperkuat kinerja dan daya saing perusahaan ke depan. (Kombis/MK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed