Pontianak, Media Kalbar – PTPN IV Regional V terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan akurasi survei dan pemetaan dalam mendukung proses bisnis perusahaan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Training Penggunaan Alat Ukur GPS Geodetic yang dilaksanakan secara offline pada 6–7 Agustus 2026 di Region Office PTPN IV Regional V.

Kegiatan yang diselenggarakan tersebut diikuti oleh karyawan dari sejumlah unit kerja di lingkungan PTPN IV Regional V. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan kegiatan survei dan pemetaan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan akurat, sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan perangkat GPS Geodetic.
Kepala Bagian SDM & Sistem Manajemen PTPN IV Regional V, Donny Usman, mengatakan peningkatan kompetensi karyawan menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi proses kerja perusahaan. Menurutnya, pemanfaatan teknologi akan memberikan manfaat yang lebih optimal apabila diiringi dengan kemampuan sumber daya manusia yang memadai.
“Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kemampuan menggunakan alat, tetapi juga bagaimana pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam pekerjaan dan memberikan manfaat bagi perusahaan. Kami berharap peserta dapat memahami materi dengan baik dan menerapkannya sesuai kebutuhan di unit kerja masing-masing,” ujar Donny.
Sementara itu, Kepala Bagian Tanaman PTPN IV Regional V, Harry Sutriadi, menyampaikan bahwa kemampuan menggunakan GPS Geodetic menjadi salah satu hal yang penting dalam mendukung kegiatan survei dan pemetaan di lingkungan perkebunan. Dengan pemahaman yang baik terhadap penggunaan alat, data hasil pengukuran diharapkan dapat menjadi lebih akurat dan mendukung kebutuhan pekerjaan di lapangan.
“GPS Geodetic memiliki peran dalam mendukung kegiatan survei dan pemetaan. Karena itu, penting bagi karyawan untuk memiliki pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan alat tersebut sehingga hasil pengukuran dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pekerjaan,” kata Harry.
Selain mengikuti pelatihan, peserta juga diarahkan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam mendukung proses bisnis perusahaan. Sebagai bagian dari tindak lanjut, peserta diwajibkan melakukan knowledge sharing kepada karyawan lainnya di lingkup Unit Kerja Regional V.
Dengan semangat belajar, bekerja secara profesional, serta dilandasi niat yang baik, insyaallah setiap langkah yang dilakukan dapat memberikan manfaat, meningkatkan kinerja perusahaan, dan membawa keberkahan bagi seluruh insan PTPN IV Regional V. (Mbis/MK)











Comment