by

Puskesmas Kosong Saat Pasien Datang, Kadinkes Sambas Layangkan SP ke Kepala Puskesmas Matang Suri

SAMBAS, Media Kalbar – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, akhirnya mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan surat peringatan (SP) kepada Kepala Puskesmas Matang Suri, Kecamatan Jawai Selatan. Tindakan ini diambil setelah video ruang IGD puskesmas tersebut tampak kosong saat pasien datang, viral di media sosial.

“Puskesmas Matang Suri itu puskesmas rawat inap, dan sesuai SOP harus dijaga dua orang. Tapi pada Minggu, 23 November, sekitar pukul 17.35 waktu magrib, hanya ada satu petugas,” ujar Ganjar. Senin 24/11/2025

Ganjar menjelaskan, keberadaan dua petugas jaga bersifat wajib agar pelayanan tidak terputus, terutama saat petugas melaksanakan ibadah. Dengan dua orang, pergantian bisa dilakukan tanpa meninggalkan IGD tanpa pengawasan.

“Ini sudah jelas menyalahi SOP. Mereka punya IGD dan rawat inap, bahkan saat itu masih ada dua pasien rawat inap yang sedang dirawat,” katanya.

Menurut Ganjar, petugas yang berjaga ketika itu sedang melaksanakan salat magrib. Selama sekitar tujuh menit, saat jeda itulah pasien datang dan tidak menemukan siapa pun di ruang IGD.

“Petugas sedang salat pas azan magrib. Ada jeda sekitar tujuh menit sebelum ia kembali dan langsung menangani pasien. Prosedur dilakukan—cek nadi, tensi, suhu, namun pasien sudah meninggal,” ungkapnya.

dr.Ganjar menegaskan bahwa persoalan utama bukan pada petugas yang melaksanakan salat, melainkan lemahnya manajemen kepala puskesmas dalam memastikan standar pelayanan tetap berjalan.

“Ini yang saya sayangkan. Kepala puskesmas tidak bisa memanajemen anak buahnya. Kalau ada petugas yang keluar, harus ada penggantinya. Tidak boleh IGD kosong,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, Dinas Kesehatan Sambas akan melayangkan Surat Peringatan 1 (SP1) kepada Kepala Puskesmas Matang Suri.
“Mudah-mudahan ini kejadian terakhir. Saya sudah mewanti-wanti 11 puskesmas lainnya agar hal seperti ini tidak terulang kembali,” tegas dr.Ganjar (Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed