by

Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Imlek 2573 dan Cap Go Meh Tahun 2022

Pontianak, Media Kalbar  – Bertempat di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam Rangka Pengamanan Imlek 2573 dan Cap Go Meh Tahun 2022 yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Forkopimda Prov Kalbar), Selasa (25/1/2022).
Beberapa langkah telah diambil Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya pengendalian penyebaran COVID-19 varian Omicron selama Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh di Provinsi Kalimantan Barat.
“Untuk kegiatan budaya dan arak-arakan yang sifatnya mengumpulkan orang ramai, sementara ini ditiadakan karena dikhawatirkan terjadi penyebaran COVID-19 varian baru dari kontak fisik dalam kerumunan massa. Sekitar 40.000-50.000 masyarakat Tionghoa Kalimantan Barat yang bekerja di luar Kalbar diperkirakan mudik pada perayaan Imlek tahun ini. Untuk itu, Pemprov Kalbar mengambil langkah pencegahan dengan meniadakan kerumunan massa,” jelas H. Sutarmidji.
Gubernur juga menghimbau seluruh umat Konghucu di Kalimantan Barat untuk merayakan Tahun Baru Imlek 2573 bersama keluarga di rumah. Berkumpul dan bersilaturahmi sebagaimana yang biasa dilakukan saat hari besar keagamaan, tetap diperbolehkan tanpa kehilangan makna Imlek sebagai tahun baru.
“Saya yakin perayaan Imlek tahun ini akan tetap meriah, tetap gembira, dan tetap memberikan banyak harapan. Walaupun tanpa kegiatan arak-arakan kebudayaan yang sifatnya dapat mengumpulkan orang ramai untuk sementara waktu,” tutur Gubernur Kalimantan Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen. Pol. Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M. mengatakan Polda Kalimantan barat juga akan menggelar Operasi Liong Kapuas 2022 yang akan berlangsung mulai 30 Januari sampai 17 Febuari 2022 di 8 titik operasi, yaitu Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Sambas, Bengkayang, Sintang, dan Ketapang.
“Kewajiban setiap anggota TNI/POLRI adalah menjamin rasa aman dan nyaman agar pelaksanaan ibadah bagi masyarakat yang merayakan dapat berjalan lancar, serta tetap dengan mengedepankan protokol kesehatan,” ujar Kapolda Kalbar.
Sementara itu, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, mengatakan dalam rangka mendukung dan mengamankan pelaksanaan Imlek 2573 dan Cap Go Meh Tahun 2022 di wilayah Kalbar, semua stakeholder yang terlibat dalam pengamanan harus bersinergi dengan masyarakat agar pengamanan pelaksanaan ibadah bagi masyarakat yang merayakan dapat merasa aman dan nyaman.
“Segera lapor, atasi, dan koordinasikan, jika terjadi permasalahan di lapangan. Laksanakan Cegah Dini (CENI) , Deteksi Dini (DENI), dan beri peringatan kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu stabilitas keamanan,” tegas Pangdam XII/Tanjungpura. (hms/amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed