by

Resmi Diluncurkan, Kamus Bahasa Dayak Kebahan Hadir dalam Format Web, Noven H. Lumungtela: Bahasa Bukan Hanya Identitas, tetapi Juga Kekuatan

SINTANG, Media Kalbar  — Bahasa Dayak Kebahan kini memiliki kamus digital berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Peluncuran Kamus Bahasa Dayak Kebahan ini menjadi langkah penting dalam upaya pelestarian bahasa daerah sekaligus memperkuat identitas budaya masyarakat Dayak Kebahan Kayan.

Kegiatan peluncuran berlangsung pada 22 September 2026 di Auditorium Kampus STKIP Persada Khatulistiwa, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Sintang, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta mahasiswa Program Studi Bahasa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar Pemajuan Kebudayaan yang menghadirkan tiga narasumber, yakni Danus, S.Sos., M.Si., selaku Kepala Bidang Kebudayaan Kabupaten Sintang; Tedi Suryadi, M.Pd., akademisi; serta Noven Honarius, penggiat budaya Dayak Kebahan.

Dalam seminar tersebut, Noven Honarius menekankan bahwa penguasaan dan pelestarian Bahasa Dayak Kebahan memiliki arti penting bagi generasi muda. Menurutnya, bahasa tidak sekadar menjadi penanda identitas suatu kelompok masyarakat, tetapi juga merupakan kekuatan yang memiliki dimensi spiritual, sosial, dan strategis bagi masa depan kebudayaan.

Ia menilai bahwa bahasa daerah merupakan bagian penting dari warisan leluhur yang perlu diwariskan secara berkelanjutan kepada generasi berikutnya. Karena itu, kehadiran kamus digital diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap Bahasa Dayak Kebahan, khususnya bagi generasi muda yang semakin dekat dengan perkembangan teknologi.

Noven juga berharap pengembangan Bahasa Dayak Kebahan dapat terus dilakukan melalui komunitas masyarakat adat dan lembaga pendidikan, termasuk Sekolah Adat yang berada di Merah Arai. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat adat, generasi muda, dan lembaga pendidikan menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa serta kebudayaan Dayak Kebahan.

“Bahasa bukan hanya identitas, tetapi juga kekuatan. Pengetahuan tentang bahasa daerah harus menjadi dasar bagi generasi muda untuk mengenal akar budayanya, memperkuat kehidupan sosial, serta membangun masa depan masyarakat adat,” demikian pesan yang ditekankan dalam pandangannya mengenai pemajuan kebudayaan.

Sementara itu, Khairil Anwar, Ketua Umum Pemuda Dayak Kebahan, mendorong generasi muda agar terus berkreativitas dan menghasilkan karya nyata dalam bidang kebudayaan maupun pendidikan.

Ia menilai bahwa pelestarian budaya perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan, terutama di wilayah Kayan Hulu yang masih menghadapi tantangan dalam akses dan perkembangan pendidikan.

“Ya, saya terus mendorong generasi muda Dayak Kebahan untuk berkreativitas, terutama dengan menunjukkan karya nyata dan memberikan edukasi agar semakin banyak anak-anak yang memiliki semangat untuk bersekolah. Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Sintang, Kayan Hulu, khususnya, masih tertinggal dalam bidang pendidikan,” kata Khairil.

Menurut Khairil, generasi muda Dayak Kebahan memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam pembangunan masyarakat melalui kreativitas, pendidikan, dan pelestarian kebudayaan. Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong anak-anak di wilayah pedalaman agar semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri.

Peluncuran Kamus Bahasa Dayak Kebahan berbasis web ini diharapkan menjadi awal dari pengembangan dokumentasi bahasa daerah yang lebih luas. Selain menjadi sarana pembelajaran, kamus digital tersebut berpotensi menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat, pelajar, mahasiswa, dan peneliti yang ingin mempelajari Bahasa Dayak Kebahan.

Melalui kolaborasi antara penggiat budaya, masyarakat adat, pemerintah, akademisi, dan generasi muda, pelestarian Bahasa Dayak Kebahan diharapkan tidak berhenti pada pendokumentasian kata-kata, tetapi juga berkembang menjadi gerakan pendidikan dan pemajuan kebudayaan yang berkelanjutan. (*/Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed