Pontianak, Media Kalbar
Holding Perkebunan Nusantara melalui entitasnya, yakni PTPN IV, bersama Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN IV, melaksanakan sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PTPN IV periode 2026–2027. Kegiatan secara daring ini dipusatkan di Aula Utama Region Office PTPN IV Regional V, Jalan Sultan Abdurachman, Pontianak, pada Rabu (11/2/2026).
PKB tersebut merupakan hasil perundingan antara Manajemen PTPN IV dan SPBUN PTPN IV yang telah disahkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia pada Kamis (8/1/2026) di Kantor Pusat PTPN IV, Agro Plaza Lantai 18, Jakarta Selatan. Dokumen ini menjadi landasan strategis dalam membangun hubungan industrial yang harmonis di lingkungan PTPN IV sebagai bagian dari ekosistem Holding Perkebunan Nusantara.
Ketua Umum SPBUN PTPN IV, M. Iskandar, menyampaikan bahwa PKB periode 2026–2027 merupakan PKB perdana PTPN IV sebagai wujud komitmen bersama antara manajemen dan serikat pekerja dalam membangun hubungan industrial yang adil, harmonis, dan saling menghargai.
Ia menuturkan bahwa pada PKB sebelumnya di Regional I hingga Regional V masih terdapat sejumlah disparitas. Namun, dalam PKB perdana PTPN IV ini, semangat integrasi dan penyatuan sistem pascatransformasi perusahaan telah diwujudkan. Berbagai perbedaan yang selama ini ada telah diselaraskan secara menyeluruh, sehingga tidak lagi terdapat disparitas dalam batang tubuh PKB. Dokumen tersebut memuat 18 bab dan 77 pasal sebagai landasan utama hubungan kerja, serta diperkuat dengan 56 halaman lampiran yang menjadi satu kesatuan utuh dan tidak terpisahkan dari PKB, sebagai pedoman implementasi di seluruh regional.
Beberapa ketentuan yang belum dapat diseragamkan tetap diakomodasi dalam lampiran PKB. Ke depan, SPBUN berharap peningkatan kinerja seluruh regional dapat mendorong penyempurnaan kebijakan, sejalan dengan motto perusahaan, “Perusahaan Sehat, Karyawan Sejahtera.”
Menurutnya, sosialisasi PKB bukan sekadar kebutuhan bersama, tetapi juga merupakan amanat peraturan perundang-undangan agar isi PKB diketahui dan dipahami oleh seluruh pihak yang terikat di dalamnya.
Direktur SDM & TI PTPN IV, Suhendri, yang mengikuti kegiatan secara daring, secara resmi membuka sosialisasi tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa proses penyusunan PKB melalui tahapan perundingan yang berlangsung intens dan konstruktif. Pengurus SPBUN, termasuk dari Regional V, dinilai aktif dan solid dalam menyampaikan berbagai usulan yang merepresentasikan aspirasi anggota.
Ia menegaskan bahwa PKB yang dihasilkan merupakan bentuk terbaik dari proses dialog yang terbuka, penuh dinamika, serta dilandasi semangat musyawarah dan kesepakatan bersama antara manajemen dan serikat pekerja.
“PKB ini merupakan hasil kesepakatan bersama yang telah melalui proses dialog yang panjang dan matang, sehingga implementasinya harus kita jaga bersama. Sosialisasi menjadi langkah strategis untuk memastikan tidak terjadi perbedaan penafsiran di lapangan. Dengan pemahaman yang selaras, kita dapat membangun hubungan industrial yang semakin sehat, produktif, serta saling menguatkan demi kemajuan perusahaan dan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Suhendri selaku Direktur SDM & TI PTPN IV (daring), Tuti Indriani selaku Kepala Divisi Operasional SDM PTPN IV, M. Iskandar selaku Ketua Umum SPBUN PTPN IV (daring), Gallif Faizal Rida selaku Sekretaris Jenderal SPBUN PTPN IV, Asmanuddin Sinaga selaku Ketua SPBUN Regional III, M. Afrizal perwakilan SPBUN Regional I, Deni Candra Iskandar selaku Ketua SPBUN Regional II, Arief Kurniawan selaku Ketua SPBUN Regional IV, seluruh Asisten Personalia Kebun (APK) unit Kebun dan PKS, serta para Ketua Basis SPBUN PTPN IV Regional V.
Sosialisasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Tim sosialisasi memaparkan materi secara sistematis dengan menjelaskan pasal demi pasal beserta lampiran secara rinci. Diskusi berjalan interaktif, ditandai dengan keaktifan para Ketua SPBUN unit dalam mengajukan pertanyaan dan meminta penegasan atas sejumlah pasal guna menghindari perbedaan penafsiran dalam implementasi di lapangan.
Ketua SPBUN PTPN IV Regional V, Yulius Jahin, pada akhir kegiatan menyampaikan apresiasi kepada jajaran manajemen serta seluruh pengurus SPBUN unit yang hadir, baik secara daring maupun luring.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Direksi PTPN IV, manajemen PTPN IV Regional V, serta seluruh pengurus SPBUN unit yang telah hadir. Partisipasi aktif semua pihak menunjukkan komitmen bersama dalam membangun pemahaman yang utuh terhadap isi PKB ini. Memang masih terdapat beberapa hal yang belum sepenuhnya terakomodasi dalam PKB perdana ini. Namun kami optimistis, seiring dengan peningkatan kinerja perusahaan ke depan, khususnya di Regional V, berbagai ketentuan tersebut dapat disempurnakan pada periode berikutnya,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pekerja memahami hak dan kewajiban masing-masing sesuai ketentuan PKB serta bersama-sama menjaga suasana kerja yang kondusif, produktif, dan saling menghargai.
PKB periode 2026–2027 menjadi pedoman strategis dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan antara manajemen dan pekerja di lingkungan PTPN IV sebagai bagian dari Holding Perkebunan Nusantara. Sosialisasi ini sekaligus mempertegas komitmen bersama untuk menciptakan hubungan kerja yang produktif dan berkelanjutan guna mendukung pencapaian kinerja perusahaan secara optimal. (Mbis/MK)










Comment