KAPUAS HULU, Media Kalbar
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tipe D, milik PT. Hasil Bumi Perkasa (HBP) yang terletak di Jalan Lintas Selatan, Desa Tekudak, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terindikasi kuat sering melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan Jerigen dan drum, sehingga meresahkan para pengantri umum.
“Pasokan BBM di SPBU Desa Tekudak ini semestinya cukup untuk masyarakat pengantri umum apabila dijual tepat sasaran,” kata Narasumber yang namanya dirahasiakan, beberapa hari yang lalu.
Diketahui, SPBU 64.787.03 di Desa Tekudak itu menjual BBM Subsidi Biosolar dan Pertalite. Namun hanya kurun waktu beberapa jam sudah tutup. Sehingga para pengantri umum harus membeli minyak di tempat pengecer dengan harga yang lebih tinggi dari Harga Eceran Terendah (HET) yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Penjualan harga Minyak Subsidi yang tinggi di tingkat pengecer itu terindikasi kuat dipicu karena pihak SPBU menjual BBM Subsidi kepada para pengecer melebihi HET dari Pemerintah.
“Para pengantri yang membeli minyak pakai Jerigen, harganya Rp 10.500,- per liter,” tandasnya. (*/Amad)











Comment