by

Sunatan Massal Rella Kalbar Peduli, 43 Anak Resmi Di Khitan

Pontianak, Media Kalbar

Relawan Lasarus (RELLA) Kalbar kembali menunjukkan aksi peduli sosial dengan menggelar sunatan massal yang dilaksanakan di Sekretariat RELLA Kalbar,  Minggu (14/12). Dalam kegiatan tersebut ada 43 anak secara resmi dikhitan oleh Tim Dokter Rella Kalbar dengan Ketua Timnya dr. Chandra Kusuma.

Ketua Umum RELLA Kalbar, Iin Irwansyah mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan misi dan visi Relawan Lasarus untuk kepedulian sosial. “Kita mengadakan sunatan massal ini lebih memilih anak panti asuhan, namun banyak anak panti yang sudah khitanan, maka kita juga mengkhitan anak-anak kaum dhuafa diluar panti asuhan,” katanya saat memberikan sambutan.

Disampaikan Iin Irwansyah, bahwa khitanan massal ini ditangani oleh tim dokter dr. Chandra dari Rella Kalbar. Diharapkan ini bisa sedikit membantu anak-anak panti asuhan dan kaum dhuafa untuk kesehatan. “Kita juga ada kontrak dengan panti asuhan untuk pengobatan gratis,” ujarnya.

Disampaikan juga dalam kesempatan ini juga diluncurkan Buku Lasarus yang ditulis oleh Syafaruddin Daeng Usman.

Sebelumnya Ketua Panitia Kamarussalam, SH menyampaikan laporannya bahwa kegiatan tersebut mulai direncanakan 1 bulan, berkat bantuan dari semua pihak ini bisa terlaksana. Kegiatan ini juga dalam rangka HKSN, “target utama di Panti Asuhan, ada 6 panti asuhan dengan 20 anak, anak-anak diluar panti 19 anak dari TPA 6 anak, jadi semua 45 anak,” ungkapnya.

Sejalan dengan itu Tim dokter Rella Kalbar, dr. Chandra Kusuma menyampaikan bahwa yang berhasil dikhitan ada 43 anak. Dijelaskan bahwa sunat atau khitan bagi anak sangat penting untuk kesehatan alat kelamin. Diharapkan kegiatan sunatan massal rutin dan berkelanjutan.

Dewan Pembina RELLA Kalbar, Lasarus yang diwakili Farhan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Rella Kalbar bersama tik dokter yang peduli terhadap sesama untuk melaksanakan sunatan massal. Ia menyampaikan bahwa Lasarus tidak bisa hadir karena bersamaan dengan kegiatan reses di Kabupaten Kapuas Hulu.

Hadir dalam kegiatan tersebut Penasehat Rella Kalbar, Richard Nasir Silalahi, Syafaruddin Daeng Usman, Ketua Umum dan Pengurus Rella Kalbar, Pengurus FKPPI Kalbar, Ketua Rella Kabupaten Ketapang, Ketua Rella Kabupaten Bengkayang, para orang tua dan anak peserta sunatan massal.

Syafaruddin Usman dari Dewan Penasehat yang menulis Buku Lasarus didampingi Richard Nasir Silalahi mengapresiasi kegiatan sunatan massal yang dilaksanakan Rella Kalbar, menurut nya Rella mesti terdepan untuk peduli kemanusiaan di Kalbar dimana Rella ada satu L dan 2 L.
“Kami apresiasi kegiatan sunatan massal ini, namun jangan sunat aspirasi masyarakat yang diamanatkan ke Rella,” ucapnya.

Hal senada disampaikan Richard Nasir Silalahi, yang sangat mengapresiasi Rella Kalbar, “kita tetap di Rella untuk membangun Kalbar berkelanjutan. Masih banyak kerja kemanusiaan yang harus dilakukan di Kalimantan Barat ini,” ujarnya.

Richard juga mengingatkan adanya pesan dari berncana ekologi di Sumatera, untuk Kalbar juga harus waspada bencana ekologi ini, karena tanda-tanda dan potensi itu ada di Kalbar, hutan mulai banyak alih fungsi menjadi pertambangan dan perkebunan yang minim pengawasan.

Diketahui bahwa kegiatan sunatan masal yang dilaksanakan Rella Kalbar tersebut setiap peserta mendapat bingkisan. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed