by

Surat Cinta PB ISKAB untuk Pemprov Kalbar di Usia ke-69 Tahun

Pontianak, Media Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat hari ini memperingati hari ulang tahun ke-69. Usia ini menjadi penanda perjalanan panjang pemerintahan daerah dalam membangun Kalimantan Barat serta menghadirkan pelayanan dan kesejahteraan bagi masyarakat dari wilayah perkotaan hingga pedalaman.

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat, Pengurus Besar Ikatan Santri Kalimantan Barat (PB ISKAB) Nusantara menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih. Salah satu capaian penting adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat yang pada tahun terakhir mencapai angka 72,09. Capaian ini menunjukkan adanya kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat,” ungkap M. Irzam Abdillah Ketua Umum PB ISKAB yang disampaikan kepada Media Kalbar/ mediakalbarnews.com , Kamis (29/1).

Namun demikian, capaian tersebut perlu dilihat secara lebih utuh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) nasional, Kalimantan Barat masih berada di peringkat ke-31 dari seluruh provinsi di Indonesia. Posisi ini menempatkan Kalbar dalam kelompok provinsi dengan IPM terendah secara nasional, sehingga peningkatan yang terjadi di tingkat provinsi belum sepenuhnya mencerminkan daya saing Kalbar secara nasional.

“Selain itu, disparitas IPM antar kabupaten dan kota di Kalimantan Barat masih cukup besar. Hingga saat ini, hanya Kota Pontianak dan Kota Singkawang yang memiliki IPM di atas rata-rata provinsi. Sementara itu, sebagian besar kabupaten lainnya masih berada di bawah rata-rata IPM Kalimantan Barat. Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi tantangan serius, terutama bagi wilayah pedalaman dan perbatasan,” tuturnya.

Di sektor kesehatan, menurut M. Irzam Abdillah, ketimpangan juga masih dirasakan. Akses layanan kesehatan di desa-desa terpencil belum sepenuhnya merata. Keterbatasan fasilitas kesehatan, minimnya tenaga medis, serta sulitnya akses transportasi menjadi kendala yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Persoalan ini perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut hak dasar masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Selain ketimpangan IPM dan akses kesehatan, Kalimantan Barat juga masih dihadapkan pada sejumlah persoalan lain, seperti keterbatasan infrastruktur dasar, ketergantungan ekonomi pada sektor primer, serta kualitas dan pemerataan sumber daya manusia. Isu-isu tersebut menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara bertahap dan terukur.

Momentum peringatan HUT ke-69 ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus dorongan percepatan pembangunan. Peningkatan capaian statistik perlu diiringi dengan kebijakan yang lebih berkeadilan, berbasis data, dan berpihak pada daerah tertinggal agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kalimantan Barat.

“Surat cinta ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral. Kami meyakini Kalimantan Barat memiliki potensi besar untuk terus maju. Dengan komitmen bersama dan kebijakan yang tepat, Kalbar dapat melangkah menuju pembangunan yang lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

“Selamat ulang tahun ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Semoga ke depan semakin kuat dalam menghadirkan pembangunan yang adil dan menyejahterakan seluruh rakyat Kalimantan Barat,” pungkas Irzam Abdillah. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed