by

Tambang Emas Ilegal Disungai Kapuas Sintang semakin liar kangkangi aturan, Kapolri Harus Turun Tangan

Sintang, Media Kalbar – Penambang Emas Tanpan Izin ( PETI ) merajalela di aliran Sungai Kapuas Kabupaten Sintang tepatnya di Mengkurai dan tidak jauh dari markas Polairud polres Sintang kecamatan Sintang kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Puluhan mesin jek atau yang biasa disebut warga sekitar adalah lanting jek meraung-raung beroperasi menyedot emas, hal tersebut terpantau saat para awak media menyusuri sungai Kapuas untuk melihat langsung aktivitas tersebut pada tamggal 17/11/2025 di sungai Kapuas.

Aktivitas tambang emas ilegal atau biasa disebut PETI Menurut warga (Bulan, nama samaran) yang tidak ingin namanya di tuliskan mengatakan, “Memang saat ini tak perlu merasa heran soal Para Pekerja PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di sungai Kapuas kabupaten sintang yang beraktivitas dengan Santainya dan seolah-olah Kebal Hukum, hingga menimbulkan pencemaran air dan kerusakan lingkungan, namun yang perlu di waspadai soal dampak lingkungan untuk kedepan nya, apalagi masih banyak masyarakat di bantaran sungai memanfaatkan air tersebut”, ungkap warga.

Saat ditanya apakah sudah ada tindakan dari aparat, katanya Kalau soal penindakan itu belum ada, walaupun ada tapi numpang fhoto- fhoto himbauan dan setelah itu aparat pergi, jadi sudah jelas adanya permainan kucing-kucingan dan diduga ada setoran,” ujarnya.

“Padahal sudah jelas ranah Kepolisian dan Lingkungan hidup dan instansi lainnya tapi untuk saat ini kita belum tau apakah pihak kepolisian setempat sudah melakukan tugasnya dengan baik?”, Sindir warga.

“Sebaiknya para pekerja tambang Emas janganlah bekerja di sungai Kapuas carilah lokasi ke tempat lain, karena sangat menggangu kebisingan lingkungan dan air juga tercemar”, terangnya.

TD-red.tim

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed