by

Terkait Video Minimnya Petugas Pelayanan Di RSUD dr Soedarso, Ini Penjelasan Direktur Rumah Sakit

Pontianak, Media Kalbar

Beredarnya Video minimnya petugas pelayanan untuk pasien di lantai 2 RSUD Soedarso Pontianak tanggal 9 Juli 2025, pihak Rumah sakit langsung memberikan tanggapan dan menklarifikasinya.

Berikut adalah pernyataan dari Direktur RSUD dr. Soedarso, drg. Hary Agung Tjahyadi, M.Kes., yang disampaikan kepada Redaksi Media Kalbar/ mediakalbarnews.com , Rabu (9/7) malam.

“Menanggapi video yang beredar di medsos oleh salah satu pasien poli rawat jalan spesialis di lantai 2 gedung rawat jalan poli spesialis tidaklah semua benar dan perlu klarifikasi dari kami RSUD dr Soedarso.
1. Kami terbuka terhadap kritik untuk perbaikan layanan kami dan terimakasih kami ucapkan kepada masyarakat terhadap masukan, saran, kritik untuk perbaikan layanan.

2. Dari evaluasi kami melalui CCTV di lantai 2, menunjukkan pasien merekam video pada jam 07.53 Wiba. Jadi TIDAK BENAR pernyataan di video situasi jam 09/10 belum ada petugas poli. Saat pasien merekam video Petugas poli sedang berada di ruangan poli untuk persiapan sambil menunggu sistem/dokumen Rekam medik dan di CCTV terlihat petugas poli spesialis khususnya urologi sudah memberikan pelayanan di meja depan poli pada pukul 08.22. Pasien tersebut mendapat urutan 60 dari 88 pasien, pelayanan dokter spesialisnya mulai di poli jam 09.47 setelah sebelumnya pagi hari melakukan visite/kunjungan pasien rawat inap.

3. Pernyataan bahwa hanya ada loket 1 petugas di poli rawat jalan juga TIDAKLAH BENAR. Perlu diketahui gedung Rawat Jalan poli spesialis terdiri dari 3 lantai, untuk loket pendaftaran ada di lantai 1 dan lantai 2. Di lantai 2 memang hanya ada 1 petugas loket dan 1 petugas anjungan mandiri/on line, tapi di lantai 1 ada 4 loket pendaftaran dan 3 anjungan mandiri dengan masing-masing petugasnya, ditambah lagi ada 3 petugas di counter layanan Informasi, di tambah lagi 2 loket pendaftaran dan 1 anjungan mandiri/online di gedung poliklinik terpadu.

Perlu juga diketahui selain pendaftaran off line untuk pasien baru, sebagian besar pasien lanjutan menggunakan pendaftaran online untuk mempercepat antrian pendaftaran, karena kami harus melayani sekitar 700 sampai dengan 800 pasien rawat jalan poli spesialis per hari. RSUD soedarso saat ini memiliki 36 poli spesialis dan sub spesialis yang menerima rujukan dari seluruh Kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

“kami berharap pelayanan spesialistik/sub spesialistik kedepan semakin merata di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten/Kota, sehingga tidak semua kasus spesialistik harus di rujuk ke Rumah Sakit Propinsi, tapi rujukan severity level 2 dan 3 saja yang dirujuk ke RS tipe A propinsi. sedangkan severity level 1 dan 2 cukup dilayani di Kabupaten/Kota. Khusus untuk pengembangan layanan sub spesilistik di RSUD dr Soedarso khususnya Layanan prioritas KJSU- KIA (kanker, jantung , stroke, uronefro dan Kes ibu anak) sudah sangat banyak mengurangi rujukan ke RS vertikal di Pulau jawa.” Ungkapnya drg. Hary Agung.

Pihaknya juga berharap masyarakat dapat menggunakan kanal kanal pengaduan kami di RS yang tersedia, bisa melalui WA pengaduan , instagram, web pengaduan yang terpampang di tempat tempat layanan, dan petugas pengaduan serta petugas informasi. Semua pengaduan maksimal 24 jam sudah kami jawab/klarifikasi. Sebagian juga di undang untuk diskusi dan klarifikasi menyamakan persepsi yang berbeda.

“Akhirnya kami tetap mohon dukungan masukan dan saran dari seluruh masyarakat agar layanan RSUD dr. Soedarso semakin baik, dan mohon maaf bila masih ada layanan kami yang belum memuaskan atau sesuai harapan. kami seluruh jajaran RS dr Soedarso punya komitmen kuat untuk terus meningkatkan layanan yang terbaik bagi masyarakat kalbar.” Pungkasnya. (Amad)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed