Kubu Raya, Media Kalbar – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, resmi digelar di Aula Balai Pertemuan Kecamatan Teluk Pakedai, Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini mengusung tema Peningkatan Daya Saing Daerah dan Pengembangan Pusat Ekonomi Kerakyatan, serta Infrastruktur Mendasar dan Pelayanan Sosial Dasar.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kubu Raya. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kubu Raya Zulkarnaen, S.P, anggota DPRD Dapil Teluk Pakedai Rasau Jaya Herianto dari Praksi Partai (PKB) dan Slamet Karyanto dari Praksi Partai (NasDem), sejumlah kepala OPD, Camat Teluk Pakedai, unsur Forkopimcam, BPD dan kepala desa se-Kecamatan Teluk Pakedai, Ibu Ibu Penggerak PKK kecamatan dan desa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyampaikan bahwa Musrenbang Teluk Pakedai merupakan Musrenbang kecamatan ke-6 yang telah dilaksanakan. Ia mengungkapkan bahwa untuk tahun anggaran 2026, terdapat sekitar 58 kegiatan yang dapat direalisasikan di Kecamatan Teluk Pakedai dengan nilai anggaran APBD sekitar Rp9,99 miliar, serta tambahan dari dana APBN sebesar Rp15,36 miliar.
“Total anggaran yang bisa direalisasikan kurang lebih Rp25,3 miliar. Mudah-mudahan ini dapat menyasar pembangunan strategis dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di 14 desa di Kecamatan Teluk Pakedai,” ujarnya.
Sukiryanto juga menjelaskan bahwa Musrenbang ini sekaligus menjadi forum penyusunan usulan pembangunan untuk tahun 2027, dengan total usulan yang disampaikan Kecamatan Teluk Pakedai mencapai sekitar Rp351 miliar. Namun, ia mengakui adanya keterbatasan fiskal daerah akibat pemotongan anggaran transfer pusat yang mencapai sekitar Rp397 miliar, yang merupakan salah satu yang terbesar di Kalimantan.
“Kita berharap dengan fiskal daerah yang besar, ke depan bukan justru pemotongan, tapi ada tambahan anggaran dari pemerintah pusat. Target Pak Bupati sendiri sekitar 62 persen anggaran difokuskan pada sektor infrastruktur,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Teluk Pakedai Drs. Supriadi, M.Si menjelaskan bahwa dari total usulan sekitar Rp351 miliar tersebut, sebagian besar sekitar Rp300 miliar merupakan usulan pembangunan tanggul di Desa Tanjung Bunga.
Menurutnya, pembangunan tanggul tersebut sangat penting karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan laut dan berfungsi melindungi lahan pertanian.
“Tanggul ini dibutuhkan agar lahan-lahan pertanian di Tanjung Bunga bisa kembali produktif dan berpotensi menjadi lumbung padi seperti dulu. Sementara untuk pembangunan lainnya di luar tanggul, total usulannya sekitar Rp51 miliar,” terang Supriadi.
Ia menambahkan, dari sisa usulan tersebut, prioritas utama masyarakat adalah pembangunan sarana dan prasarana dasar, khususnya jalan dan jembatan, yang sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Musrenbang Kecamatan Teluk Pakedai diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa hingga kecamatan.”(Mk/Ismail)
Wabup Kubu Raya Buka Musrenbang Teluk Pakedai, Infrastruktur Tetap Prioritas







Comment