by

Aspirasi Petani Sungai Itik Direalisasikan, Kelompok Tani Apresiasi Perjuangan Anggota DPR RI

KUBU RAYA, Media Kalbar

Kelompok tani di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah serta Anggota DPR RI Komisi V, H. Syarif Abdullah Alkadrie dari Partai NasDem, atas terealisasinya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut dinilai menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat petani, khususnya dalam meningkatkan fungsi dan kualitas jaringan irigasi untuk mendukung aktivitas pertanian.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, pekerjaan tersebut dilaksanakan melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, melalui program P3-TGAI Tahun 2026.

Kegiatan dengan nama “PJA Jaya Bersama” tersebut berupa Peningkatan Jaringan Irigasi yang berlokasi di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Adapun sumber dana kegiatan berasal dari APBN, dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000. Pelaksanaan pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 90 hari kalender, mulai 15 Juni 2026 hingga 12 September 2026.
Kelompok tani menyampaikan bahwa keberadaan program tersebut sangat membantu masyarakat dalam menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian.

“Kami kata salah satu anggota kelompok Tani mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan Anggota DPR RI Komisi V, Bapak H. Syarif Abdullah Alkadrie, yang telah membantu merealisasikan harapan masyarakat melalui program ini. Kami berharap ke depan program seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar perwakilan kelompok tani.

Menurut kelompok tani, pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi sangat penting bagi keberlangsungan sektor pertanian. Infrastruktur irigasi yang baik diharapkan dapat mempermudah petani dalam mengelola lahan serta meningkatkan produktivitas pertanian.

Masyarakat berharap sinergi antara pemerintah, DPR RI, dan kelompok tani dapat terus terjaga sehingga berbagai kebutuhan infrastruktur pertanian di tingkat desa dapat secara bertahap direalisasikan.

Kelompok tani juga berharap pelaksanaan program P3-TGAI tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi diikuti dengan pemeliharaan dan pengelolaan jaringan irigasi secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.”(Ismail)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed