by

Dari Sambas ke Jajaran PP PMKRI, Yakobus Vigur Bawa Agenda Penguatan Kader Kalbar

Sambas, MEDIA KALBAR -Yakobus Vigur, kader Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Sambas, resmi dilantik sebagai KOMDA Regio 7 Kalimantan Barat dalam struktur Pengurus Pusat PMKRI periode 2026–2028. Ia membawa dua prioritas utama: memperkuat cabang dan meningkatkan kualitas kaderisasi.

Vigur sebelumnya menjabat sebagai Ketua Presidium PMKRI Cabang Sambas. Kini, mandatnya mencakup pendampingan cabang-cabang di Kalimantan Barat serta membawa aspirasi mereka kepada Pengurus Pusat PMKRI.

Dalam menjalankan mandat tersebut, Vigur menekankan bahwa keberadaan KOMDA harus dirasakan langsung oleh cabang. Pendampingan akan dilakukan secara bertahap, mengikuti kebutuhan dan kondisi masing-masing cabang.

“Fokus utama kami tentu bagaimana KOMDA bisa hadir dan mendampingi cabang-cabang. Setiap cabang memiliki dinamika dan kebutuhannya masing-masing, sehingga pendampingan harus dilakukan secara nyata dan berkelanjutan,” ujar Vigur.

Agenda pendampingan itu mencakup penguatan tata kelola organisasi, pelaksanaan program kerja, pengembangan kader, serta dukungan bagi cabang dalam menghadapi berbagai dinamika organisasi.

Perhatian Vigur juga tertuju pada hasil kaderisasi. Menurutnya, proses tersebut perlu berlanjut setelah kegiatan formal, dengan membentuk kader yang memiliki kapasitas intelektual, kemampuan berorganisasi, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Dengan arah tersebut, penguatan kaderisasi diharapkan menjadi fondasi keberlanjutan PMKRI di Kalimantan Barat. Kekuatan organisasi di tingkat regio, menurut Vigur, bergantung pada kemampuan cabang-cabang untuk tumbuh dan mengembangkan kadernya.

Untuk mendukung agenda itu, ia berkomitmen memperkuat koordinasi antara KOMDA, cabang-cabang, dan Pengurus Pusat PMKRI. Jalur komunikasi tersebut juga akan digunakan untuk membawa aspirasi serta dinamika cabang di Kalimantan Barat ke tingkat pusat.

Konferensi Studi Regional (KSR) turut menjadi agenda penting kepengurusannya. Sebagai program kerja wajib di tingkat regio, forum tersebut diharapkan menjadi ruang pendalaman kajian, pertukaran gagasan, dan konsolidasi kader.

Melalui KSR, kader-kader PMKRI di Kalimantan Barat diharapkan dapat merumuskan gagasan serta rekomendasi atas persoalan regional, sejalan dengan perhatian Vigur terhadap kepekaan kader pada kebutuhan masyarakat.

Vigur menyampaikan bahwa mandat yang diterimanya membutuhkan keterlibatan seluruh cabang. Ia mengajak kader PMKRI di Kalimantan Barat membangun kerja bersama sepanjang periode kepengurusan.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh cabang-cabang di Regio Kalimantan Barat. Mandat ini adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, saya berharap selama satu periode ini kita bisa berjalan bersama untuk memperkuat cabang, meningkatkan kualitas pengkaderan, dan membangun tata kelola organisasi yang lebih baik,” ungkap Vigur.

Ia berharap kepengurusan periode 2026–2028 dapat memperkuat kolaborasi dan menghasilkan perkembangan nyata bagi cabang maupun kader.

“Harapannya, cabang-cabang di Kalimantan Barat semakin kuat, kader-kadernya semakin berkembang, dan KOMDA benar-benar dapat hadir sebagai ruang koordinasi, pendampingan, serta penguatan bagi seluruh cabang,” tutup Vigur. (Rai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed