Sambas, MEDIA KALBAR – Pemkab Sambas menggelar Rakor Pengendalian Karhutla di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini melibatkan Forkopimda, pemerintah desa, MPA, pihak perusahaan, dan instansi terkait.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriadi, S.P., M.M., mengatakan sektor pertanian dan perkebunan menjadi perhatian serius karena luas lahannya mencapai sekitar 300 ribu hektare.
“Perkebunan sekitar 230 ribu hektare, padi 45 ribu hektare, dan hortikultura sekitar 50 ribu hektare,” kata Apriadi.
Menurutnya, karhutla kerap terjadi saat pembukaan lahan. Sebagian petani masih memilih cara tebang dan bakar karena dianggap murah dan cepat.
Apriadi juga menyebut terdapat sekitar 34 perusahaan sawit di Sambas dengan luas mencapai 184 ribu hektare. Sebagian berada di lahan gambut yang rawan terbakar.
Ia menegaskan, perusahaan wajib melakukan pembukaan lahan tanpa bakar sesuai aturan yang berlaku.
“Perusahaan wajib membuka lahan tanpa bakar,” tegasnya.
Apriadi berharap pengendalian karhutla dilakukan bersama, termasuk memperkuat irigasi dan pengelolaan lahan agar sektor pertanian tetap aman saat musim kemarau.(Rai)











Comment