Sambas, Media Kalbar – Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengungkap capaian Imunisasi Bayi Lengkap di Kabupaten Sambas tahun 2025 belum mencapai target. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, M.M., menyampaikan bahwa capaian Imunisasi Bayi Lengkap tahun 2025 berada di angka 67,1 persen dari target 80 persen.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, capaian imunisasi bayi lengkap sempat berada di atas 90 persen pada tahun 2020 hingga 2022. Namun, capaian tersebut mulai menurun pada tahun 2023 dan turun cukup tajam pada tahun 2024.
Pada tahun 2020, capaian Imunisasi Bayi Lengkap di Sambas mencapai 90,1 persen. Tahun 2021 sebesar 90,3 persen, tahun 2022 sebesar 91,7 persen, tahun 2023 sebesar 89,2 persen, lalu turun menjadi 56,1 persen pada tahun 2024. Sementara tahun 2025, capaian kembali naik menjadi 67,1 persen, namun masih belum mencapai target.
dr. Ganjar menjelaskan, kondisi ini menjadi perhatian serius karena imunisasi merupakan perlindungan dasar bagi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I.
Menurutnya, apabila cakupan imunisasi tidak mencapai target, maka risiko munculnya kembali penyakit yang sebelumnya dapat dikendalikan menjadi lebih besar. Karena itu, peningkatan cakupan imunisasi membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lintas sektor.
Dinas Kesehatan Sambas juga mencatat sejumlah indikator imunisasi lain yang belum mencapai target. Cakupan imunisasi MR 1 pada bayi tahun 2025 berada di angka 68,5 persen dari target 80 persen. Sementara cakupan imunisasi lengkap pada baduta mencapai 56,9 persen dari target 70 persen.
Selain itu, cakupan imunisasi antigen baru seperti PCV 2 mencapai 58,7 persen, IPV 2 57,6 persen, Rotavirus 3 36,8 persen, dan JE 59,7 persen dari target 65 persen.
Meski belum mencapai target, Kabupaten Sambas masih berada di posisi kedua dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat untuk capaian Imunisasi Bayi Lengkap tahun 2025.
Peringkat pertama ditempati Kabupaten Ketapang dengan capaian 71,2 persen, sementara capaian terendah berada di Kota Singkawang sebesar 29,4 persen.
dr. Ganjar menegaskan, peningkatan imunisasi tidak hanya menjadi tugas Dinas Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak di Kabupaten Sambas mendapatkan perlindungan kesehatan sejak dini.(Rai)







Comment