SAMBAS, Media Kalbar
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sambas menyatakan siap mendukung program Dinas Perikanan Kabupaten Sambas dalam penerbitan Buku Pas Kecil bagi nelayan.
Sekretaris DPC HNSI Kabupaten Sambas, Amirudin, mengatakan pihaknya sebelumnya telah mendampingi Dinas Perikanan Kabupaten Sambas melakukan koordinasi dengan KSOP Kelas III Sintete terkait persyaratan dan mekanisme pembuatan Buku Pas Kecil.
“Kemarin HNSI juga mendampingi Dinas Perikanan untuk berkoordinasi dengan KSOP Kelas III Sintete terkait persyaratan pembuatan Buku Pas Kecil. Ini merupakan langkah awal agar proses yang nantinya dilakukan kepada nelayan bisa berjalan sesuai ketentuan,” ujar Amirudin.
Menurutnya, pada tahun ini Kecamatan Selakau akan menjadi pilot project atau proyek percontohan dalam pelaksanaan pembuatan Buku Pas Kecil bagi nelayan.
Karena itu, HNSI Kabupaten Sambas siap mengambil bagian dengan melakukan sosialisasi kepada para nelayan di Kecamatan Selakau.
“Karena tahun ini sebagai pilot project pembuatan Buku Pas Kecil dilakukan di Kecamatan Selakau, HNSI siap melakukan sosialisasi kepada nelayan. Kami akan mengajak dan memberikan pemahaman kepada nelayan agar pada saat pelaksanaan pembuatan Buku Pas Kecil nantinya seluruh nelayan dapat hadir,” jelasnya.
Amirudin menambahkan, kehadiran nelayan sangat penting karena dalam proses tersebut akan dilakukan pengukuran kapal sebagai bagian dari tahapan pendataan dan penerbitan Buku Pas Kecil.
“Kita berharap seluruh nelayan yang sudah terdata bisa hadir bersama kapal masing-masing ketika pelaksanaan pengukuran. Jangan sampai ada nelayan yang tidak hadir sehingga proses pendataan dan pengukuran kapalnya tertunda,” katanya.
HNSI Sambas, lanjut Amirudin, akan terus berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan KSOP Kelas III Sintete untuk membantu memastikan informasi mengenai jadwal, persyaratan, dan teknis pelaksanaan dapat tersampaikan kepada nelayan.
“HNSI siap menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan nelayan. Harapan kami pilot project di Selakau ini bisa berjalan sukses dan nantinya menjadi model untuk pelaksanaan pembuatan Buku Pas Kecil bagi nelayan kecil di kecamatan lainnya di Kabupaten Sambas,” pungkasnya. (Rai)








Comment